Bukittinggi, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi meluncurkan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM).
Kegiatan berlangsung di Aula Balai Kota Bukittinggi, Selasa (19/8/2025). Disaksikan langsung Komisi IV DPR RI serta sejumlah anggota DPRD Sumbar dan Bukittinggi.
Program CPP tahun ini menyasar 160.988 KPM di delapan kabupaten/kota di Sumbar, dengan total bantuan mencapai 3,2 juta ton beras.
Khusus untuk Kota Bukittinggi, penyaluran bantuan periode Juni dan Juli diberikan kepada 4.937 KK, dengan jumlah beras 49.370 kilogram.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumbar, R. Darma Wijaya, menyatakan penyaluran ini menjadi amanah undang-undang untuk menjaga ketahanan pangan.
“Program ini wujud cinta pemerintah kepada rakyat sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis distribusi berjalan lancar,” ujarnya.
Dukungan DPRD untuk Kebijakan Berkelanjutan
Anggota DPRD Sumbar, Asril, menekankan pentingnya regulasi jangka panjang. Menurutnya, keberhasilan penyaluran bantuan tidak hanya diukur dari distribusi, tetapi juga dari dampak yang berkelanjutan.
“Program ini harus diiringi kebijakan ketahanan pangan berkesinambungan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menegaskan pemerintah daerah mendukung peningkatan produktivitas petani lokal.
Ia berharap Bukittinggi mampu memenuhi kebutuhan pangan 122 ribu jiwa penduduknya.
“Dengan dukungan pusat dan DPR RI, kami ingin produktivitas petani meningkat sehingga hasil panen mencukupi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Komisi IV DPR RI Kawal Distribusi
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Cindy Monica Salsabila Setiawan, menekankan produksi beras harus diimbangi dengan distribusi yang tepat sasaran.
“Produksi beras melimpah tidak ada artinya bila tidak sampai ke meja makan rakyat. Apa yang kita salurkan hari ini bukan sekadar beras, melainkan juga harapan dan keadilan,” tegasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan beras secara simbolis kepada enam perwakilan KPM dari Kelurahan Koto Selayan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok. (*/red)






