Padang, Javanusa—Warga terdampak banjir bandang di Kota Padang yang kehilangan dokumen kependudukan kini mendapat kemudahan.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang membuka posko pelayanan khusus bagi korban banjir yang dokumennya rusak atau hilang.
Kepala Disdukcapil Kota Padang, Teddy Antonius, mengatakan posko pelayanan tersebut dibuka langsung di kawasan terdampak banjir agar memudahkan warga.
“Kami sangat paham, saat banjir banyak dokumen kependudukan warga yang tidak sempat diselamatkan. Karena itu, kami hadir di tengah warga untuk membantu pengurusan kembali dokumen tersebut,” ujar Teddy, Senin (1/12/2025).
Posko Disdukcapil didirikan di Masjid Al Hijrah, Kampung Apa, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.
Warga yang menjadi korban banjir dan kehilangan dokumen kependudukan diimbau datang ke posko untuk mendapatkan pelayanan.
“Kami akan membuka pelayanan setiap hari. Semua warga yang terdampak dan membutuhkan pengurusan dokumen akan kita layani sampai selesai,” jelas Teddy.
Seperti diketahui, ribuan warga di Kecamatan Koto Tangah menjadi korban banjir pada Jumat lalu.
Melalui posko ini, Disdukcapil membantu pengurusan kembali dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta dokumen kependudukan lain yang hilang atau rusak akibat banjir. (*/red)






