Lebih 3,5 Juta Pemudik Gunakan Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026

Penulis -

Selasa, 7 April 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat program Masjid Ramah Pemudik. (Foto: Ist/Kemenag)

Rapat program Masjid Ramah Pemudik. (Foto: Ist/Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Agama mencatat sebanyak 3.592.348 pemudik memanfaatkan layanan Masjid Ramah Pemudik (MRP) selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H/2026 M.

Layanan ini tersebar di 6.859 masjid di seluruh Indonesia dan disiagakan pada periode H-9 hingga H+7 Lebaran.

Jumlah tersebut belum mencakup pemudik yang memanfaatkan vihara, gereja, dan rumah ibadah agama lain yang juga menyediakan layanan serupa selama libur Lebaran.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menyampaikan jumlah penerima manfaat program ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Pada 2025, pemudik yang singgah tercatat sebanyak 1.617.641 orang, dengan layanan yang saat itu disiapkan di 8.710 masjid.

“Tahun ini jumlah pemudik yang memanfaatkan Masjid Ramah Pemudik mencapai lebih dari 3,5 juta orang. Ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun lalu,” ujar Abu Rokhmad di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah pengunjung menunjukkan bertambahnya pemanfaatan layanan berbasis rumah ibadah oleh masyarakat. Masjid tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pelayanan publik.

Menurutnya, lokasi masjid yang berada di jalur strategis seperti Pantura, Trans Jawa, dan Trans Sumatera turut mendukung kemudahan akses bagi pemudik. Keberadaan masjid di jalur tersebut menjadi pilihan tempat singgah selama perjalanan.

Masjid menyediakan fasilitas dasar yang dibutuhkan pemudik, antara lain tempat ibadah, air bersih, dan ruang istirahat.

Sejumlah masjid juga menyediakan layanan tambahan seperti air minum, pengisian daya gawai, serta layanan kesehatan sederhana.

Program Masjid Ramah Pemudik merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam pemberdayaan rumah ibadah agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pelaksanaannya melibatkan pengurus masjid, penyuluh agama, Kantor Urusan Agama (KUA), relawan, serta masyarakat setempat.

Baca Juga :  Jelang Penataan Pantai Padang dan Kota Tua Muaro, Dispar Padang Sosialisasi ke PKL

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, menyebutkan peningkatan jumlah pengunjung juga didukung oleh kesiapan fasilitas dan layanan di masjid yang terlibat.

Ia merinci, mayoritas pengguna layanan merupakan pemudik sepeda motor sebesar 54 persen, disusul mobil 45 persen, dan moda transportasi lainnya sebesar 1 persen.

“Data yang kami himpun ini merupakan hitungan sementara dari masjid yang terdata dalam program Masjid Ramah Pemudik. Secara faktual di lapangan, jumlah pemudik yang singgah diperkirakan lebih besar,” ujar Arsad.

Ia menambahkan, data tersebut belum mencakup seluruh masjid di rest area jalan tol yang juga melayani pemudik dalam jumlah besar selama arus mudik dan balik.

Menurut Arsad, tingkat kepuasan pengunjung terhadap layanan ini terlihat dari ketersediaan fasilitas dasar seperti toilet, air wudu, tempat ibadah, dan area parkir.

Kementerian Agama menyatakan program ini akan terus dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor agar jangkauan layanan semakin luas. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB