Padang, Javanusa—Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengajak masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui Program Gerakan Subuh Berjamaah.
Pesan tersebut ia sampaikan saat bersilaturahmi dengan jemaah di Masjid Al Muhsinin, Rimbo Kaluang, Rabu (29/7).
Dalam kesempatan itu, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menegaskan terciptanya situasi yang aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian.
Ia mengajak masyarakat terus memperkuat kebersamaan serta membangun kolaborasi dengan berbagai unsur di lingkungan masing-masing.
Sinergi tersebut dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas dan menciptakan suasana yang damai di Sumatera Barat.
Nilai ABS-SBK Perkuat Harmoni Masyarakat
Kapolda juga menyoroti pentingnya nilai budaya Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Menurutnya, falsafah tersebut menjadi pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Ia berharap nilai-nilai tersebut terus menjadi perekat hubungan antara Polri, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat. Dengan begitu, persatuan serta ketertiban di tengah masyarakat dapat terus terjaga.
Program Subuh Berjamaah Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr, menjelaskan Program Gerakan Subuh Berjamaah merupakan salah satu pendekatan humanis yang secara konsisten dijalankan Polda Sumbar.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi kepolisian untuk menjalin komunikasi secara langsung sekaligus mendengar berbagai aspirasi dari masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, Kapolda tidak hanya bersilaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga mendengarkan aspirasi dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung. Kami berharap kedekatan ini semakin memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan di Sumbar,” ujar Kabid Humas.
Lebih lanjut, Susmelawati mengatakan Program Gerakan Subuh Berjamaah mencerminkan komitmen Polda Sumbar dalam menghadirkan Polri yang Presisi dan humanis.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan kepolisian yang dekat dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, semangat kebersamaan, dan penghormatan terhadap kearifan lokal. (*)






