Liga Futsal Nusantara Sumbar 2026 Dimulai 3 Agustus, Delapan Klub Berebut Tiket Langsung ke Putaran Nasional

Penulis -

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liga Futsal Nusantara Sumbar 2026. (Foto: LFN 2026)

Liga Futsal Nusantara Sumbar 2026. (Foto: LFN 2026)

Padang, Javanusa—Liga Futsal Nusantara (LFN) 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat akan bergulir pada 3–9 Agustus 2026 di Rafhely Futsal Bypass, Kota Padang.

Sebanyak delapan klub terbaik siap bersaing memperebutkan gelar juara, sekaligus satu tiket langsung menuju putaran nasional melalui format kompetisi baru yang diterapkan Federasi Futsal Indonesia (FFI).

Panitia memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan telah rampung, baik dari aspek teknis maupun administrasi peserta.

Kompetisi futsal amatir resmi di bawah naungan FFI itu akan menghadirkan delapan tim terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Ketua Panitia Pelaksana LFN Sumbar 2026, Vembi Fernando, mengatakan seluruh peserta telah menyatakan kesiapan untuk tampil pada kompetisi yang berlangsung selama sepekan tersebut.

“LFN 2026 Sumatra Barat akan terlaksana mulai tanggal 3 sampai 9 Agustus di Rafhely Futsal Bypass. Alhamdulillah sudah ada delapan tim yang menyatakan diri siap berlaga,” ujar Vembi.

Delapan klub yang akan bersaing terdiri atas Akademi Riseva Talawi, Pasaman Saiyo, Gemanicks Pasaman, EKS Fadillah, Fonstrom Solok, SF Spartacks, Abell FC, dan Vamos Nakhaza.

Juara Provinsi Langsung Melaju ke Putaran Nasional

Musim 2026 menjadi awal penerapan sistem kompetisi baru yang dirancang FFI. Berbeda dari musim sebelumnya, juara tingkat provinsi kini tidak lagi menjalani babak regional sebelum tampil di level nasional.

Dengan regulasi tersebut, tim terbaik dari Sumatera Barat akan langsung mewakili daerah pada putaran nasional yang rencananya digelar di Yogyakarta, Jakarta, atau Jawa Barat.

“Liga Futsal Nusantara 2026 ini memulai fase baru dari FFI. Siapa pun yang menjadi juara di tingkat provinsi akan langsung melangkah ke babak nasional yang ditentukan oleh FFI. Skemanya mirip dengan sistem Liga 4 pada cabang olahraga sepak bola,” kata Vembi.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi: Masyarakat Butuh Perawat Cekatan
Regulasi Baru Dorong Pembinaan Pemain Muda

Selain mengubah jalur kompetisi, FFI juga memperkuat fokus pembinaan atlet usia muda melalui regulasi baru.

Setiap klub diwajibkan menggunakan mayoritas pemain kelahiran 2004. Dan mendaftarkan sedikitnya enam pemain kelahiran 2007 atau kategori U-19 dalam daftar skuad.

Menurut Vembi, kebijakan tersebut bertujuan mempercepat regenerasi pemain futsal Indonesia. Sekaligus menyiapkan talenta yang mampu bersaing pada berbagai ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

“FFI tahun ini mencoba membuat sistem yang fokus pada regenerasi pemain muda futsal. Pemain utama yang berlaga adalah kelahiran 2004. Dan seluruh tim wajib memiliki minimal enam pemain terdaftar kelahiran 2007 atau kategori U-19,” jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa klub bahkan diperkirakan memberi kesempatan bermain kepada pemain kelahiran 2009 sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang.

Promosi ke PFL 2 Kini Harus Lolos Verifikasi

FFI juga mengubah mekanisme promosi menuju Professional Futsal League (PFL) 2. Gelar juara nasional LFN tidak lagi otomatis mengantarkan klub ke kompetisi profesional.

Klub yang berhasil menjadi juara harus lebih dulu melewati proses verifikasi yang mencakup tata kelola organisasi, administrasi, hingga kesiapan finansial.

“Tim yang menjadi juara LFN di tingkat nasional tidak otomatis promosi ke PFL 2. Mereka akan diberikan kesempatan untuk mengikuti verifikasi PFL 2. Jika hasil verifikasi dinyatakan layak, barulah tim tersebut promosi dan menambah kuota PFL 2 yang rencananya diperluas dari delapan menjadi 10 tim,” ujar Vembi.

Sebagai bagian dari persyaratan tersebut, klub harus menyediakan dana deposit sekitar Rp150 juta serta menunjukkan sumber pendanaan yang jelas, baik dari pemilik klub, sponsor, maupun pendapatan mandiri.

Seluruh Peserta Wajib Memiliki Badan Hukum

Profesionalisme kompetisi juga diperkuat melalui penerapan Sistem Informasi dan Administrasi PSSI/FFI (SIAP) dalam proses pendaftaran peserta.

Baca Juga :  Silaturahmi dengan Perantau IKLB Perawang, Bupati Eka Putra Komitmen Lanjutkan Progul

Melalui sistem tersebut, seluruh klub wajib memiliki badan hukum yang sah sebelum mengikuti Liga Futsal Nusantara.

“Saat ini pendaftaran seluruh provinsi di Indonesia sudah wajib menggunakan sistem SIAP. Artinya, seluruh klub yang berlaga di LFN 2026 wajib berbadan hukum secara legal. Kami berharap tim wakil Sumatra Barat nantinya mampu menunjukkan performa terbaik dan lolos hingga tingkat nasional,” pungkas Vembi.

Dengan sejumlah perubahan regulasi, Liga Futsal Nusantara Sumbar 2026 bukan hanya menjadi ajang perebutan tiket nasional. Tetapi juga bagian dari upaya FFI membangun kompetisi yang lebih profesional sekaligus memperkuat regenerasi pemain futsal Indonesia. (*)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru