Lindungi Jemaah, Dirjen PHU Imbau PIHK Miliki Mitra Rumah Sakit di Saudi

Penulis -

Sabtu, 10 Mei 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Javanusa—Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag, Hilman Latief, kembali mengimbau para Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) untuk menjalin kerja sama dengan rumah sakit di Arab Saudi.

Imbauan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Orientasi Petugas Haji Khusus Tahun 1446 H/2025 M di Jakarta. Hilman menekankan pentingnya skenario perlindungan dan asuransi bagi jemaah haji khusus yang mengalami sakit selama di Arab Saudi.

“Kalau ada orang sakit di haji khusus, mekanismenya seperti apa, dokternya bagaimana, dibawa ke mana, kerja samanya dengan siapa, mitranya sudah ada atau belum, dan asuransinya ke mana. Inilah yang perlu disiapkan,” ujar Hilman kepada para pimpinan PIHK dan calon petugas haji khusus, Selasa (6/5/2025).

Baca Juga: Kloter 5 Asal Padang Masuk Asrama Haji, PPIH Embarkasi Padang Terbitkan ID Card Khusus untuk Jemaah Lansia

Pemerintah telah menetapkan kuota haji khusus sebanyak 8% dari total kuota jemaah haji Indonesia, yaitu 17.680 jemaah.
Sementara itu, petugas haji khusus berasal dari 156 pemegang bendera dari total 336 PIHK yang akan memberangkatkan jemaah tahun ini.

Hilman mengungkapkan adanya laporan dari salah seorang jemaah yang tidak mendapat penanganan saat sakit, baik dari pihak travel maupun rumah sakit.

Hal ini menunjukkan perlunya kepastian kerja sama antara PIHK dan fasilitas kesehatan di Arab Saudi.
Ia menilai keterjaminan jemaah melalui asuransi menjadi tanggung jawab semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan haji khusus.

Baca Juga: Kakanwil Mahyudin Tinjau Kloter 4 Haji Embarkasi Padang, Imbau Jemaah Tetap Bahagia dan Sehat

“Saya sudah minta pada Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus untuk menyiapkan standar insurance coverage yang wajib dimiliki oleh semua PIHK,” tegas Hilman.

Baca Juga :  Jemaah Haji Indonesia Diminta Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji 2026

Ia juga meminta dibuatnya model kerja sama yang jelas antara PIHK dan rumah sakit di Arab Saudi. Dengan demikian, keberadaan jemaah akan lebih terlindungi secara medis selama menjalankan ibadah. (*/red)

Sumber: Kemenag

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru