Javanusa.com—Lionel Messi kembali menunjukkan kelasnya di panggung terbesar sepak bola dunia. Tiga gol yang dicetak kapten Argentina saat menghadapi Aljazair di Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya membawa timnya meraih hasil penting, tetapi juga mengantarkannya menyamai salah satu rekor paling prestisius dalam sejarah turnamen.
Hattrick tersebut membuat Messi kini mengoleksi 16 gol di putaran final Piala Dunia. Jumlah yang sama dengan legenda Jerman, Miroslav Klose, yang selama ini memegang status pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.
Tak berhenti di situ, kemenangan atas Aljazair juga membuat Messi menyamai rekor 17 kemenangan yang sebelumnya dicatatkan Klose di ajang Piala Dunia.
Jadi Pencetak Hat-trick Tertua Sepanjang Sejarah
Penampilan luar biasa di Kansas City turut mengantar Messi mencatatkan rekor baru sebagai pencetak hat-trick tertua dalam sejarah Piala Dunia.
Bintang Argentina itu membukukan prestasi tersebut pada usia 38 tahun 357 hari. Ia melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Cristiano Ronaldo. Yang mencetak tiga gol saat berusia 33 tahun 130 hari dalam laga Portugal kontra Spanyol pada Piala Dunia 2018.
Selain itu, tiga gol ke gawang Aljazair semakin mengukuhkan status Messi sebagai mesin gol terbaik Argentina di Piala Dunia.
Catatannya kini jauh meninggalkan para legenda Albiceleste seperti Gabriel Batistuta dengan 10 gol, Diego Maradona dan Guillermo Stabile yang masing-masing mengoleksi delapan gol, Mario Kempes enam gol, serta Gonzalo Higuain lima gol.
Lampaui Ronaldo dan Rivellino
Hattrick tersebut juga membawa Messi menjadi pemain Amerika Selatan paling produktif dalam sejarah putaran final Piala Dunia. Dengan total 16 gol, ia melewati torehan legenda Brasil Ronaldo yang sebelumnya mengoleksi 15 gol.
Sementara itu, dua gol jarak jauh yang dicetak ke gawang Aljazair menambah koleksi gol dari luar kotak penalti Messi menjadi enam gol di Piala Dunia. Jumlah tersebut melampaui rekor lima gol milik legenda Brasil, Rivellino.
Sebelumnya, gol-gol jarak jauh Messi lahir saat menghadapi Bosnia-Herzegovina, Iran, dan Nigeria pada Piala Dunia 2014, serta Meksiko pada edisi 2022.
Rekor Penampilan dan Kepemimpinan Terus Bertambah
Messi juga terus memperpanjang daftar pencapaiannya dari sisi penampilan. Ia menjadi satu-satunya pemain yang pernah tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Cristiano Ronaldo berpeluang menyamai rekor tersebut, tetapi untuk saat ini Messi masih berdiri sendiri di puncak daftar tersebut.
Saat menghadapi Aljazair, Messi mencatatkan penampilan ke-27 di Piala Dunia. Sebelumnya, ia memecahkan rekor Lothar Matthaus dengan penampilan ke-26 pada final Piala Dunia Qatar 2022.
Dengan jumlah pertandingan yang terus bertambah, peluang Messi menjadi pemain pertama yang mencapai 30 penampilan di Piala Dunia kini semakin terbuka.
Di sisi lain, pemain berjuluk La Pulga itu telah mengoleksi 20 penampilan sebagai kapten tim nasional Argentina di ajang Piala Dunia. Catatan tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah, mengungguli Rafa Marquez dengan 17 laga dan Diego Maradona dengan 16 pertandingan.
Raja Assist dan Kontribusi Gol
Kehebatan Messi di Piala Dunia tidak hanya terlihat dari jumlah golnya. Ia menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencatatkan assist dalam lima edisi Piala Dunia berbeda. Rekor tersebut belum mampu didekati pemain lain.
Nama-nama besar seperti Pele, Grzegorz Lato, Diego Maradona, dan David Beckham tercatat hanya mampu menciptakan assist dalam tiga edisi turnamen.
Messi juga berbagi rekor kontribusi gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia bersama Pele. Keduanya sama-sama terlibat dalam 21 gol melalui kombinasi gol dan assist.
Pada fase gugur, Messi dan Pele juga berbagi status sebagai pemain dengan assist terbanyak, yakni enam assist.
Dominasi Dalam Statistik Piala Dunia
Selain rekor gol dan assist, Messi memegang sejumlah pencapaian unik yang sulit ditandingi pemain lain.
Ia merupakan satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol di fase grup, babak 16 besar, perempat final, semifinal, hingga final dalam satu edisi Piala Dunia. Pencapaian tersebut ia raih saat membawa Argentina menjadi juara di Qatar 2022.
Messi juga tercatat sebagai satu-satunya pemain yang mampu mencetak gol di Piala Dunia saat berusia belasan tahun, 20-an tahun, dan 30-an tahun.
Rekor lain yang masih bertahan adalah rentang waktu antara gol pertama dan gol terbarunya di Piala Dunia yang mencapai tepat 20 tahun. Catatan tersebut melampaui Cristiano Ronaldo yang memiliki rentang 16 tahun 160 hari.
Dari sisi menit bermain, Messi kini menjadi pemain dengan akumulasi waktu bermain terbanyak dalam sejarah Piala Dunia dengan total 2.404 menit. Ia melampaui rekor sebelumnya milik Paolo Maldini yang mencapai 2.217 menit.
Tak hanya itu, Messi juga memegang rekor penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan terbanyak sejak penghargaan tersebut diperkenalkan pada 2002. Hingga kini, ia telah mengoleksi 12 penghargaan.
Sebagai pelengkap, Messi menjadi satu-satunya pemain yang pernah meraih lebih dari satu adidas Golden Ball. Yakni pada Piala Dunia Brasil 2014 dan Qatar 2022.
Dengan sederet rekor yang terus bertambah di Piala Dunia 2026, Lionel Messi semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. (*/red)






