Lisda Hendrajoni Minta Kemenag Percepat Pencairan TPG Guru Madrasah

Penulis -

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI, Lisda Hendrajoni saat melakukan pertemuan dengan sejumlah guru madrasah dan pejabat Kementerian Agama di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. (Dok TA DPR RI)

Anggota DPR RI, Lisda Hendrajoni saat melakukan pertemuan dengan sejumlah guru madrasah dan pejabat Kementerian Agama di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. (Dok TA DPR RI)

Mentawai, Javanusa—Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi NasDem, Lisda Hendrajoni mendesak Kementerian Agama (Kemenag) agar segera memastikan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah dapat dilakukan tepat waktu.

Ia berharap proses pencairan tersebut bisa diselesaikan sebelum Hari Raya Idul fitri tahun ini.

Desakan tersebut disampaikan Lisda saat melakukan pertemuan dengan sejumlah guru madrasah bersama pejabat Kementerian Agama di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Dalam pertemuan itu, Lisda menerima berbagai aspirasi dari para guru madrasah yang mengeluhkan keterlambatan pencairan tunjangan profesi.

Kondisi tersebut dinilai sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi para guru, terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Guru madrasah memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi bangsa. Karena itu, saya mendesak Kementerian Agama untuk memastikan tunjangan profesi mereka dibayarkan tepat waktu,” kata Lisda.

Menurutnya, guru madrasah tidak hanya bertugas memberikan pendidikan akademik kepada siswa, tetapi juga menanamkan nilai moral dan keagamaan kepada generasi muda.

Oleh sebab itu, ia menilai negara melalui Kementerian Agama memiliki tanggung jawab untuk memastikan hak para guru madrasah terpenuhi dengan baik, termasuk dalam hal pembayaran tunjangan profesi.

Lisda menegaskan keterlambatan pencairan tunjangan profesi tidak boleh terus berulang setiap tahun karena dapat menimbulkan ketidakpastian bagi para guru.

Ia menjelaskan banyak guru madrasah yang sangat bergantung pada tunjangan tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama keluarga.

Terlebih lagi menjelang Hari Raya Idulfitri, kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat sehingga kepastian pencairan tunjangan menjadi sangat penting bagi para guru.

“Kami berharap Kementerian Agama dapat mempercepat seluruh proses administrasi sehingga pencairan tunjangan profesi guru madrasah bisa diselesaikan sebelum Lebaran tahun ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Andre Rosiade Apresiasi Layanan Haji Embarkasi Padang, Jemaah Dapat Tambahan Uang Saku 100 Riyal

Lisda juga meminta Kementerian Agama memperkuat koordinasi dengan kantor wilayah dan pemerintah daerah agar proses verifikasi data serta pencairan dana tidak mengalami kendala teknis.

Menurutnya, persoalan administrasi yang berbelit sering kali menjadi penyebab utama lambatnya pencairan tunjangan profesi guru madrasah di sejumlah daerah.

Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan keagamaan, Lisda menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut agar hak para guru madrasah benar-benar terpenuhi.

“Kami di DPR RI tentu akan terus melakukan pengawasan. Jangan sampai para guru madrasah yang telah mengabdikan diri untuk pendidikan umat justru mengalami ketidakpastian dalam menerima haknya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan peningkatan kesejahteraan guru madrasah merupakan salah satu faktor penting dalam memperkuat kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia.

Dengan kesejahteraan yang lebih baik, para guru madrasah diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara optimal dalam mendidik generasi muda yang berilmu, berakhlak, serta memiliki karakter yang kuat. (niks)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB