Logo HJK Padang ke-357 Diluncurkan, Tegaskan Komitmen Menuju UNESCO Gastronomy City 2027  

Penulis -

Senin, 29 Juni 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo HJK Padang ke-357. (Foto: Diskominfo Padang)

Logo HJK Padang ke-357. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang resmi memperkenalkan logo Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 dengan tetap mengusung tema “Padang Road to Gastronomy City”.

Logo tersebut menjadi simbol keseriusan Pemko Padang dalam mengejar pengakuan sebagai UNESCO Gastronomy City yang ditargetkan tercapai pada 2027.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Padang, Corri Saidan, mengatakan tema yang dipilih bukan sekadar identitas peringatan hari jadi.

Menurutnya, tema tersebut mencerminkan arah pembangunan Kota Padang yang menempatkan gastronomi sebagai salah satu sektor unggulan.

“Proses untuk mendapatkan predikat UNESCO Gastronomy City telah dimulai sejak tahun 2025 hingga sekarang. Pada tahun ini, seluruh proses dan tahapan terus kita lakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Padang agar pengakuan tersebut dapat diraih pada tahun 2027,” ujar Corri, Senin (29/6/2026).

Ia menjelaskan, logo HJK Padang ke-357 dirancang dengan menggabungkan angka 357 bersama tiga elemen visual utama, yaitu piktogram penari manantiang piriang, perahu layar, serta asap yang menyatu menjadi identitas Kota Padang.

Makna Angka 357 dan Tiga Elemen Utama

Corri menuturkan angka 357 melambangkan usia sekaligus perjalanan panjang Kota Padang sebagai pusat perdagangan, kebudayaan, dan kuliner di pesisir barat Sumatera.

Sementara itu, bentuk penari pada angka 3 merepresentasikan pramusaji Rumah Makan Padang yang sedang manantiang piriang.

Simbol tersebut menggambarkan keramahan masyarakat Minangkabau, profesionalisme dalam melayani tamu, serta tradisi kuliner yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Selanjutnya, elemen perahu layar pada angka 5 mencerminkan sejarah Kota Padang sebagai kota pelabuhan yang menjadi titik pertemuan berbagai bangsa, etnis, dan budaya.

Simbol itu juga merepresentasikan semangat merantau masyarakat Minangkabau sekaligus menegaskan posisi Padang sebagai kota pesisir dan gerbang perdagangan.

Baca Juga :  Menuju Kota Metropolitan, Fadly Amran Minta Proyek Fisik Dikerjakan Rapi dan Berkualitas

“Kita ada laut, kita punya masa depan yang memang harus kita tuju untuk mewujudkan visi kota, semangat merantau masyarakat Padang. Serta melambangkan sebagai kota pesisir dan gerbang perdagangan,” kata Corri.

Asap Jadi Simbol Warisan Kuliner Minangkabau

Elemen terakhir berupa asap pada angka 7 melambangkan aroma khas masakan Minangkabau yang kaya rempah.

Visual tersebut menggambarkan kehangatan, kenyamanan, sekaligus kekuatan daya tarik kuliner Padang yang telah menjadi bagian penting dari warisan gastronomi daerah.

Corri menegaskan seluruh unsur dalam logo HJK Padang ke-357 dirancang untuk merepresentasikan kekayaan gastronomi yang terus hidup di tengah masyarakat.

“Ini seluruhnya adalah warisan gastronomi yang terasa hidup di Kota Padang,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru