Padang Panjang, Javanusa—Bencana tanah longsor kembali terjadi di kawasan Lembah Anai, tepatnya di Kilometer 66.700, sekitar pukul 20.00 WIB.
Material longsoran menutupi badan jalan dan menyebabkan jalur nasional Padang–Bukittinggi lumpuh total.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia mengatakan arus lalu lintas dari arah Padang maupun Bukittinggi masih ditutup karena kondisi jalan belum memungkinkan untuk dilalui.
“Saat ini untuk arus lalu lintas tidak bisa dilalui roda 2 maupun roda 4 dari arah Bukittinggi maupun dari Padang,” ujar AKP Pifzen.
Polisi Amankan Lokasi, Alat Berat Belum Bisa Bekerja
Selanjutnya, personel Polres Padang Panjang langsung menuju lokasi untuk mengamankan kawasan terdampak.
Petugas juga mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di sekitar lokasi longsor.
Di sisi lain, alat berat sudah berada di lokasi untuk mempercepat proses pembersihan material. Namun, pekerjaan belum dapat dimulai karena kondisi tebing masih berbahaya.
Menurut AKP Pifzen, batu-batu dari lereng bukit masih terus bergerak. Situasi tersebut berisiko membahayakan petugas sehingga proses evakuasi harus menunggu kondisi benar-benar aman.
“Saat ini alat berat sudah tiba di lokasi, namun pembersihan material belum bisa dilakukan karena material longsor berupa batu-batuan masih bergerak dari atas bukit,” katanya.
Pengendara Diminta Menunda Perjalanan
Kepolisian mengimbau masyarakat yang hendak melintasi jalur Padang–Bukittinggi untuk menunda perjalanan sementara waktu.
Pengendara diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan menunggu informasi terbaru terkait pembukaan akses jalan.
Polisi juga memastikan akan terus menyampaikan perkembangan kondisi di lokasi longsor kepada masyarakat hingga proses pembersihan material selesai dan jalur kembali aman dilalui. (*)






