Limapuluh Kota, Javanusa—Longsor menutup sebagian badan jalan di kawasan Kelok 17, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Jumat pagi (6/11/2026).
Akibatnya, arus lalu lintas terganggu dan kendaraan roda enam atau lebih belum bisa melewati jalur tersebut.
Material tanah dan bebatuan menimbun sebagian ruas jalan di Jorong Simpang Tigo, Kelok 17, Nagari Kota Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Kondisi ini membuat akses transportasi di kawasan tersebut mengalami gangguan.
Menindaklanjuti kejadian itu, personel Satlantas Polres Limapuluh Kota langsung mendatangi lokasi. Polisi bersama warga setempat bergotong royong menyingkirkan material longsor yang menghalangi jalan.
Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota, Iptu Aria Ashari mengatakan petugas bersama masyarakat tengah mempercepat pembersihan. Upaya tersebut bertujuan membuka akses jalan agar kendaraan tertentu bisa melintas sementara.
“Kawasan saat ini, kita berdayakan masyarakat untuk membersihkan material longsor agar bisa dilewati untuk sementara kendaraan roda 4 dan untuk kendaraan roda 6 maupun lebih belum bisa melewati material longsor,” ujar Iptu Aria Ashari, Jumat (6/11/2026).
Kendaraan Besar Belum Bisa Melintas
Meski proses pembersihan terus berlangsung, jalur Kelok 17 belum sepenuhnya pulih. Untuk sementara, kendaraan roda empat sudah bisa melewati kawasan tersebut secara terbatas.
Namun, kendaraan roda enam maupun kendaraan dengan ukuran lebih besar masih belum dapat melintas. Material longsor yang menutupi badan jalan menjadi kendala utama dalam pemulihan akses transportasi.
Polisi bersama unsur terkait terus mengupayakan pembersihan sisa material. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan arus kendaraan dan mobilitas masyarakat di wilayah Limapuluh Kota.
Polisi Imbau Pengendara Tetap Waspada
Di tengah proses penanganan, Satlantas Polres Limapuluh Kota meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan. Pengendara juga perlu memperhatikan kondisi jalur dan mengikuti petunjuk petugas di lokasi.
“Kami himbau kepada pengendara untuk selalu tetap bersabar, ikuti arahan petugas yang berada di lapangan,” tegas Iptu Aria Ashari. (*)






