Lulusan SMK SMAK Padang Diburu Industri: Tingkat Penyerapan Capai 76,5%

Penulis -

Rabu, 16 Oktober 2024 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPSDMI Kemenperin RI Masrokhan didampingi Kepala SMK SMAK Padang Nasir menyerahkan penghargaan kepada siswa teladan pada wisuda angkatan ke-56, Rabu (16/10/2024).  (Foto: SMK SMAK Padang)

Kepala BPSDMI Kemenperin RI Masrokhan didampingi Kepala SMK SMAK Padang Nasir menyerahkan penghargaan kepada siswa teladan pada wisuda angkatan ke-56, Rabu (16/10/2024). (Foto: SMK SMAK Padang)

Padang, Javanusa—SMK SMAK Padang kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan tingkat penyerapan lulusannya yang mencapai 76,5% pada wisuda angkatan ke-56.

Angka ini menunjukkan kesuksesan sekolah dalam menyiapkan lulusan yang siap terjun langsung ke dunia kerja.

Hal itu terungkap saat wisuda SMK SMAK Padang angkatan ke-56 yang digelar di The ZHM Premiere Padang, Rabu (16/10/2024).

Pada wisuda tersebut, SMK SMAK Padang mewisuda 239 lulusan, terdiri dari 106 orang laki-laki dan 133 orang perempuan.

Hingga angkatan ke-56 ini, SMK SMAK Padang telah menghasilkan lulusan sebanyak 6.668 orang.

Kepala SMK SMAK Padang Nasir mengatakan pada wisuda ini sebanyak 183 lulusan atau 76,5 persen telah terserap, baik bekerja di industri, melanjutkan studi atau berwirausaha, serta sisanya masih dalam proses rekrutmen.

Dengan rincian 128 orang telah diterima bekerja, 42 orang memilih melanjutkan pendidikan, 13 orang menjadi wirausaha dan 56 orang dalam proses rekrutmen.

“Para lulusan ini telah dibekali dengan program-program peningkatan mutu. Diantaranya Analisis Terpadu II atau yang lebih dikenal dengan PKM (Proyek Kerja Mandiri) yang merupakan cikal bakal paten SMK SMAK Padang,” ungkap Nasir.

Kemudian Program Dual System. Pada tahun ajaran 2023/2024 SMK SMAK Padang sudah mempunyai 23 kelas Dual System yaitu 8 kelas di kelas X, 8 kelas di kelas XI, 4 kelas di kelas XII dan 3 kelas dikelas XIII.

Pada pelaksanaan pembelajaran, kelas Dual System menggunakan Silvert Expert dari Industri untuk pembelajaran kejuruan. SMK SMAK Padang juga merintis untuk penyelenggaran kelas industri.

Dari 64 MoU SMK SMAK Padang dengan (Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) sebanyak 58 MoU mengenai prakerin Dual System dan 4 MoU mengenai kelas industri.

Baca Juga :  Padang Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,97 Persen di Tahun 2025

Kemudian Praktik Kerja Industri (Prakerin). Siswa SMK SMAK Padang melaksanakan prakerin pada lebih dari 60 industri/ lembaga pemerintah atau swasta yang terdiri dari perusahaan industri dan lembaga penelitian yang tersebar di Indonesia.

Kemudian Sertifikasi KKNI Level III pada Kompetensi Keahlian Kimia Analis yang dilaksanakan oleh LSP – P1 SMAK Padang, Sertifikasi Internasional dari Australia yang dilaksanakan oleh Hobart Technology, pelatihan motivasi berprestasi atau Achievement Motivation Training (AMT). Tes TOEIC (Test of English for Internasional Communication) oleh lembaga ITI Padang.

”Proses pembelajaran angkatan 56 ini selama 4 tahun mengacu pada Kurikulum Merdeka disesuaikan dengan SKKNI dan kebutuhan DU/DI,” jelas Nasir.

Nasir juga menambahkan, animo masyarakat untuk masuk SMK SMAK Padang sangat tinggi. Pada PPDB TP 2024/2025 tercatat sebanyak 4.242 pendaftar, dan diterima hanya 289 orang, dengan ratio animo 1:14. Ini merupakan yang tertinggi untuk SMK di bawah BPSDMI.

Sementara itu, Kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Masrokhan mengaku bangga lulusan SMK SMAK Padang langsung terserap dalam dunia usaha dan dunia industri.

Menurutnya, tingginya angka serapan lulusan SMK SMAK Padang karena SMK sudah sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Kemenperin menyelenggarakan beberapa program pembangunan SDM industri melalui pendidikan vokasi yang link & match dengan industri, diklat berbasis kompetensi sistem 3 in 1, dan pengembangan inkubator bisnis.

Tak hanya itu, Kemenperin juga telah menyiapkan infrastruktur dan sarana prasarana guna melaksanakan program pengembangan SDM industri, melalui 13 Pendidikan Tinggi Vokasi, 9 SMK dan 7 Balai Diklat Industri.

Seluruh lembaga pendidikan dan pelatihan tersebut telah disiapkan dengan spesialisasi dan kompetensi yang spesifik, agar lulusannya memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mendalam terhadap bidang industri tertentu, serta siap kerja.

Baca Juga :  BGN Prioritaskan Program MBG di Daerah Stunting Tinggi, Data Kemenkes Jadi Acuan

Khusus untuk, SMK SMAK Padang ditetapkan spesialisasi pada bidang analisis dan pembuatan produk berbasis kimia, dimana lulusannya disiapkan untuk mengisi kebutuhan tenaga di industri.

”Terbukti, di SMK SMAK Padang ini dapat kita lihat hasilnya pada hari ini, 76,5% lulusannya sudah terserap sejak saat wisuda,” jelasnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari hasil kerja sama antara SMK SMAK Padang, mitra industri, para siswa dan orang tua dalam melaksanakan proses pembelajaran, baik di dalam maupun di luar sekolah.

Ia juga mengingatkan agar para lulusan siap dengan segala tantangan yang akan dihadapi ke depan. Tetapkan visi dan misi yang realistis, terukur, dan achievable.

Kemudian jadilah orang yang lifelong-learning, orang yang mau belajar sepanjang hidupnya. Dan terakhir jangan sampai lupa dengan nilai-nilai moral.

”Kecerdasan tidak berguna kalau ananda tidak menjadi orang yang memiliki kejujuran, kepedulian, dan kerendahan hati,” pesannya.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan SMK SMAK Padang, staf dan tenaga pengajar yang telah bekerja sama dalam mengabdikan diri dengan baik demi kemajuan dunia pendidikan khususnya pendidikan vokasi di negara kita.

”Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Pemko Padang, para pimpinan perusahaan industri mitra SMK SMAK Padang, serta masyarakat pada umumnya, atas semua dukungan yang telah diberikan kepada SMK SMAK Padang. Semoga hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat lebih ditingkatkan lagi di masa mendatang,” ujarnya.

Prosesi wisuda ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Barlius, perwakilan Pemko Padang, serta jajaran pejabat BPSDMI Kemenperin. (*/jn01)

Berita Terkait

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru