Mahyeldi Pimpin Goro Gerakan Indonesia Asri di Pantai Purus Padang, Ajak Warga Budayakan Kebersihan

Penulis -

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah melakukan aksi bersih sampah di Pantai Purus, Sabtu (6/6/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah melakukan aksi bersih sampah di Pantai Purus, Sabtu (6/6/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memimpin gotong royong (goro) massal serentak Gerakan Indonesia Asri di Pantai Purus, Padang, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan ini terhubung telekonferensi dengan Presiden RI Prabowo Subianto. Agenda tersebut menjadi bagian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menguatkan budaya peduli lingkungan di masyarakat Sumbar.

Mahyeldi melepas sekitar 430 peserta dalam aksi bersih-bersih Pantai Purus. Peserta berasal dari OPD, instansi vertikal, akademisi, komunitas, masyarakat, BUMN, BUMD, swasta, dan pelaku usaha perhotelan.

Mereka langsung menyisir kawasan pantai untuk membersihkan sampah. Aksi ini berlangsung secara serentak dan terkoordinasi di sepanjang Pantai Purus.

Harus Jadi Tindakan Nyata

Mahyeldi menegaskan peringatan Hari Lingkungan Hidup harus menjadi aksi nyata. Ia menilai kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni.

“Hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Tema Hari Lingkungan Hidup tahun ini adalah ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’. Artinya, kesadaran lingkungan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat dan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak. Pemerintah daerah perlu menggerakkan partisipasi hingga tingkat RT, RW, kelurahan, dan nagari.

Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Sumber

Mahyeldi menilai pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya. Ia mendorong pemilahan sampah sejak rumah tangga.

Sampah organik dapat diolah menjadi kompos atau pakan maggot. Sementara sampah anorganik seperti plastik bisa didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi.

“Kami berharap pemerintah kabupaten dan kota semakin serius mendorong pemilahan sampah, bahkan dimulai dari rumah tangga. Sampah sesungguhnya bisa menjadi berkah jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Dorongan Pengelolaan Mandiri di Instansi dan Sekolah

Pemprov Sumbar terus mendorong pengelolaan sampah mandiri. Program ini berjalan di kantor pemerintah dan sekolah SMA/SMK negeri.

Baca Juga :  MTQN ke-42 Kota Padang Bukan Sekadar Lomba, Pemko Bidik Talenta Al-Qur’an untuk Tingkat Provinsi

“Kantor-kantor pemerintah provinsi dan sekolah-sekolah terus kita dorong untuk mengolah sampah secara mandiri. Sampah harus mulai dikelola di tempat masing-masing agar tidak seluruhnya berakhir di TPA,” tegas Mahyeldi.

Ia meyakini langkah ini dapat mengurangi beban TPA. Selain itu, budaya peduli lingkungan juga akan terbentuk kuat di masyarakat.

Kebersihan dan Dampak Ekonomi Pariwisata

Mahyeldi juga menyoroti hubungan kebersihan dengan ekonomi daerah. Ia mencontohkan pengalaman penataan Pantai Padang saat menjabat Wali Kota.

Menurutnya, kebersihan mampu meningkatkan kunjungan wisata. Kondisi itu juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Saat Pantai Padang mulai dibenahi pada periode 2014 hingga 2018, pendapatan daerah dari sektor pariwisata meningkat hingga 600 persen. Ini menunjukkan bahwa kebersihan dan penataan lingkungan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Kolaborasi Jadi Kunci Gerakan Lingkungan

Mahyeldi mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam kegiatan ini. Dukungan datang dari BUMN, BUMD, perbankan, komunitas, hingga relawan.

Ia menilai kolaborasi menjadi kunci keberhasilan gerakan lingkungan berkelanjutan. Semua pihak harus berperan aktif menjaga kebersihan.

“Kita ingin Gerakan Indonesia Asri benar-benar hidup di tengah masyarakat. Kesadaran menjaga kebersihan harus menjadi budaya dan karakter setiap warga. Jangan menjadi penyebab sampah, tetapi jadilah pelopor dalam mengelola dan mengurangi sampah,” ujar Mahyeldi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Tasliatul Fuaddi menyebut goro massal bagian dari rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi stimulus agar gerakan menjaga kebersihan lingkungan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat di lingkungannya masing-masing,” kata Tasliatul Fuaddi.

Ia menjelaskan total peserta mencapai sekitar 430 orang. Rinciannya, 230 dari OPD Pemprov Sumbar, 35 dari instansi vertikal dan akademisi, 55 dari komunitas, serta 85 dari perusahaan, BUMN, BUMD, dan sektor perhotelan.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Sumbar 5,02 Persen, Gubernur Mahyeldi: Hasil Kerja Bersama

Gerakan ini juga mendukung peluncuran Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program ini menjadi upaya nasional memperkuat budaya peduli lingkungan. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB