Padang, Javanusa—Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendorong Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Padang memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Malam Keakraban Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) IDI Cabang Padang 2026 di The ZHM Premiere Hotel, Sabtu (31/10/2026).
Mengusung tema “Semangat Lintas Generasi: IDI Mengayomi, Rumah Kita Bersama”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-76 IDI.
Maigus mengapresiasi dedikasi para dokter yang terus menjalankan tugas profesional di tengah tingginya tuntutan pelayanan kesehatan.
Ia menilai dokter memiliki peran strategis, tidak hanya dalam pelayanan medis, tetapi juga dalam mendukung pembangunan daerah.
“Dokter tidak hanya berperan dalam pelayanan medis, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Karena itu, IDI diharapkan terus memperkuat sinergi dan memberikan masukan kepada Pemko Padang, terutama dalam menekan angka stunting, tuberkulosis (TBC), serta berbagai persoalan kesehatan lainnya,” ujarnya.
Pemko Padang Prioritaskan Akses Pelayanan Kesehatan
Maigus menjelaskan, Pemko Padang menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi mewujudkan Kota Padang pintar dan sehat berlandaskan agama dan budaya menuju kota maju dan sejahtera.
Salah satu langkah konkret pemerintah ialah menyediakan layanan BPJS Kesehatan gratis.
Pemko Padang mengalokasikan anggaran sekitar Rp65 miliar dari APBD setiap tahun untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di rumah sakit.
“Sejak awal kepemimpinan, kami bersama Pak Wali Kota berkomitmen memastikan seluruh masyarakat Padang mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima. Sebab, masyarakat yang sehat merupakan modal utama untuk meningkatkan produktivitas dan mewujudkan kesejahteraan,” kata Maigus.
Selain pembiayaan kesehatan, Pemko Padang juga menghadirkan program Dokter Warga untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.
Melalui program ini, warga yang terkendala datang ke rumah sakit atau tidak memiliki pendamping dapat menghubungi Call Center 112 untuk memperoleh pelayanan dokter.
“Program Dokter Warga kami hadirkan agar masyarakat yang terkendala datang ke rumah sakit tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Cukup hubungi 112, dokter akan datang memberikan pelayanan,” tuturnya.
IDI Sumbar Perkuat Solidaritas Lintas Generasi
Ketua IDI Wilayah Sumatera Barat, Roni Eka Sahputra, menyebut organisasi tersebut memiliki sekitar 4.000 anggota yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.
Dari jumlah tersebut, sekitar 2.800 dokter berada di Kota Padang. Roni menilai besarnya jumlah anggota menjadi modal penting untuk memperkuat solidaritas dan kontribusi organisasi dalam pembangunan kesehatan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antargenerasi dalam tubuh IDI, termasuk menghormati senior dan membimbing dokter muda.
“IDI harus menjadi rumah bersama yang nyaman bagi seluruh anggota. Senior menjadi teladan, sementara generasi muda melanjutkan estafet pengabdian dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Roni.
Menurutnya, semangat kebersamaan perlu menjadi landasan bagi IDI dalam menjalankan fungsi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
PIT IDI Padang 2026 Tingkatkan Kompetensi Dokter
Ketua IDI Cabang Padang, Muhammad Riendra, menjelaskan PIT IDI Cabang Padang 2026 merupakan kegiatan perdana yang dirancang sebagai agenda tahunan organisasi.
Rangkaian kegiatan mencakup simposium, seminar, dan workshop Ultrasonografi (USG) bidang kebidanan dan kandungan.
Panitia juga menggelar lomba konten kreator serta memberikan apresiasi kepada dokter senior atas pengabdian mereka dalam lima bidang, yakni pendidikan, kemanusiaan, kebencanaan, pelayanan, dan birokrasi.
Riendra mengatakan kegiatan ilmiah tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi dokter, terutama dalam komunikasi dengan pasien, pemahaman hukum kesehatan, serta keterampilan penggunaan USG di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
“PIT ini bertujuan meningkatkan kompetensi dokter, khususnya dalam komunikasi dengan pasien, pemahaman hukum kesehatan, dan keterampilan penggunaan USG di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama,” jelasnya.
Selain pengembangan kompetensi, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus mempersiapkan regenerasi kepengurusan IDI Cabang Padang pada 2027.
Perkuat Pengabdian dan Regenerasi Organisasi
Malam keakraban tersebut turut dihadiri Ketua Pelaksana PIT IDI Cabang Padang 2026, Adhika Rahfli, pengurus IDI Cabang Padang, para dokter, serta undangan lainnya.
Melalui rangkaian PIT 2026, IDI Cabang Padang berharap dapat memperkuat kebersamaan lintas generasi, meningkatkan profesionalisme dokter, serta memperluas kontribusi organisasi dalam pembangunan kesehatan masyarakat. (*)






