Padang, Javanusa—Serapan anggaran belanja daerah Kota Padang pada semester pertama 2025 baru mencapai 45,23 persen. Angka ini membuat Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memperkuat kolaborasi dan sinergi, demi memastikan target pembangunan dapat tercapai tepat waktu.
Pesan tersebut ia sampaikan dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Semester I Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Aie Pacah, Kamis (14/8/2025).
”Kinerja kita dinantikan masyarakat. Mereka akan menilai apa yang telah dikerjakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagai pimpinan tertinggi,” ujarnya.
Hadi dalam rapat Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang, Didi Aryadi, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang. Dalam kesempatan itu, Maigus menyoroti masih lemahnya sosialisasi dan komunikasi di lapangan, yang menurutnya dapat memicu keraguan pegawai dalam bekerja.
“Kita perlu mengidentifikasi kekurangan, apakah dari jumlah personel atau dari sisi anggaran. Jika dibiarkan, ini akan memengaruhi capaian yang kita targetkan,” tegasnya.
Maigus berharap, seluruh OPD mampu mengoptimalkan kinerja dengan mengatasi hambatan yang ada.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dan sinergi itu penting. Dengan begitu, jika target tidak tercapai, tidak ada saling menyalahkan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Perencanaan Setdako Padang, Erwin, memaparkan bahwa realisasi belanja daerah semester pertama 2025 mencapai 45,23 persen. Dari pagu anggaran awal sebesar Rp 2,819 triliun, realisasi belanja baru mencapai Rp 1,257 triliun. (*/red)






