Malalo dan Padang Laweh Terisolir, Warga Dievakuasi Lewat Danau Singkarak

Penulis -

Jumat, 28 November 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir bandang terjang Malalo dan Padang Laweh, warga dievakuasi lewat Danau Singkarak ke pengungsian Nagari Batu Taba. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Banjir bandang terjang Malalo dan Padang Laweh, warga dievakuasi lewat Danau Singkarak ke pengungsian Nagari Batu Taba. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—Banjir bandang dan luapan sungai setelah hujan lebat berhari-hari membuat Nagari Padang Laweh dan Guguak Malalo terisolir.

Ribuan warga terdampak terpaksa dievakuasi menggunakan boat melalui Danau Singkarak menuju lokasi yang lebih aman di Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan.

Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau langsung lokasi terdampak dan proses evakuasi, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ten Feri, Ketua PMI Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Direktur PDAM Muhammad Nazwir, Camat Batipuh Selatan dan Wali Nagari Batu Taba, Kamis (27/11/2025) di Tanjung Mutiara, Nagari Batu Taba.

Dengan menggunakan boat, Bupati Eka Putra bersama rombongan menyusuri Danau Singkarak menuju Nagari Padang Laweh Malalo untuk menemui warga yang terjebak, ikut mengevakuasi mereka, serta melihat langsung kondisi dua nagari yang terdampak bencana.

Ia mengimbau masyarakat yang masih berada di daerah rawan agar bersedia diungsikan ke lokasi aman di Tanjung Mutiara, Nagari Batu Taba, dan wilayah sekitarnya.

“Kita minta masyarakat tetap tenang, tapi tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi,” ujar Eka Putra.

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas dan menjamin keselamatan warga, pemerintah daerah menyediakan tempat pengungsian di Nagari Batu Taba.

Sejumlah warga yang terisolir dan terdampak banjir bandang telah berhasil dievakuasi melalui jalur Danau Singkarak menggunakan boat.

Usai meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Batipuh Selatan, Bupati Eka Putra bersama Wakil Bupati Ahmad Fadly, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, staf ahli bupati, asisten dan kepala OPD menggelar rapat evaluasi untuk merumuskan langkah cepat menghadapi potensi dampak lanjutan, mengingat hujan masih berpotensi turun dengan intensitas tinggi.

Bupati menginstruksikan seluruh unsur terkait untuk melaksanakan tugas sesuai peran masing-masing, meningkatkan kewaspadaan, dan menjaga keselamatan diri.

Baca Juga :  Salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Nurul Iman, Wako Fadly Amran Ajak Warga Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Ia juga menegaskan agar kebutuhan pengungsi tidak terabaikan, mulai dari logistik, obat-obatan, selimut, hingga kebutuhan mendesak lainnya.

Camat Batipuh Selatan melaporkan, data tentatif jumlah pengungsi yang tiba di Jorong Tanjung Mutiara pada Rabu (26/11) sebanyak 125 jiwa.

Sebanyak 60 jiwa dijemput keluarga, sementara 65 jiwa mengungsi di Jorong Tanjung Mutiara, tersebar di Masjid Taqwa, rumah relawan warga, dan TPA.

Data sementara kerusakan akibat banjir bandang (galodo) sebagai berikut:

Nagari Padang Laweh Malalo
  1. Rumah rusak berat: 10 unit
  2. Jembatan rusak ringan: 1 unit
  3. Rumah ibadah rusak ringan: 1 unit
  4. Pengungsi: 1.043 jiwa
Nagari Sumpur
  1. Rumah hanyut: 11 unit
  2. Rumah rusak berat (RB): 9 unit
  3. Rumah rusak sedang (RS): 10 unit
  4. Rumah rusak ringan (RR): 5 unit
  5. Jembatan rusak berat: 1 unit
  6. Sekolah: 1 unit
  7. Rumah ibadah: 1 unit
  8. Irigasi: 1 unit
  9. Hand tractor: 4 unit
  10. Pengungsi: 331 jiwa
Nagari Guguak Malalo
  1. Rumah rusak berat: 9 unit
  2. Rumah rusak sedang: 6 unit
  3. Jembatan putus total: 3 unit
  4. Jembatan rusak berat: 1 unit
  5. Sekolah: 1 unit
  6. Rumah ibadah: 2 unit
  7. Irigasi: 8 unit
  8. Pengungsi: 1.300 jiwa

Hingga berita ini diturunkan, data masih bersifat tentatif. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan lanjutan terhadap warga terdampak, kerusakan lahan pertanian, serta mengevaluasi perkembangan terkini situasi bencana di wilayah tersebut. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB