Pessel, Javanusa—Antusias pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) untuk mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 cukup tinggi.
Hingga penutupan pendaftaran Jumat, 13 Maret 2026, tercatat sebanyak 470 siswa telah mendaftarkan diri untuk mengikuti tahapan seleksi tingkat kabupaten.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pessel, Marzan mengatakan ratusan peserta tersebut berasal dari berbagai sekolah menengah atas, baik SMA, SMK maupun Madrasah Aliyah (MA) yang ada di Pessel.
“Berdasarkan data yang masuk melalui aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP, hingga batas akhir pendaftaran terdapat 470 siswa yang mendaftar. Mereka berasal dari SMA, SMK, dan MA yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini,” kata Marzan, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda Pesisir Selatan untuk menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, keterlibatan ratusan pelajar itu juga menjadi indikasi program pembinaan karakter dan nasionalisme melalui kegiatan Paskibraka masih menjadi daya tarik bagi kalangan pelajar.
“Ini menunjukkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda masih sangat kuat. Para pelajar melihat Paskibraka bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter, disiplin, dan kepemimpinan,” ujarnya.
Marzan menambahkan seluruh peserta yang telah mendaftar akan menjalani proses verifikasi administrasi terlebih dahulu sebelum dinyatakan lolos ke tahapan seleksi berikutnya.
Ia menyebutkan peserta yang memenuhi syarat administrasi akan mengikuti seleksi tingkat kabupaten yang dijadwalkan pada 6 hingga 8 April 2026 di GOR Zaini Zein Painan.
Dalam tahapan seleksi tersebut, panitia akan melakukan sejumlah penilaian yang meliputi tes kesehatan, kesamaptaan, kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga wawasan kebangsaan.
“Seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara objektif dan profesional dengan melibatkan tim dari unsur TNI, Polri, Dinas Pendidikan, serta mantan anggota Paskibraka,” jelasnya.
Ia juga berharap dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi tersebut nantinya dapat terpilih putra-putri terbaik yang tidak hanya mampu menjalankan tugas pengibaran bendera di tingkat kabupaten, tetapi juga berpeluang mewakili Pesisir Selatan hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional.
“Kita berharap dari proses seleksi ini lahir generasi muda terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah, bahkan mampu kembali menembus Paskibraka tingkat nasional seperti capaian sebelumnya,” tutupnya. (yoniks)






