Pessel, Javanusa—Warga Nagari Barung Barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dewasa di pinggir Sungai Irigasi Batang Tarusan, Rabu (4/2/2025) sekitar pukul 16.50 WIB.
Mayat perempuan yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu, pertama kali ditemukan oleh dua orang warga setempat, yakni Hengki Mario Pander 37, dan Riki 35, saat keduanya sedang mencari batu air di sekitar sungai tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula ketika mereka melihat sesosok tubuh yang awalnya dikira orang sedang tidur di atas batu di pinggir sungai.
Namun setelah didekati, keduanya mendapati sosok tersebut merupakan mayat manusia dengan kondisi tubuh yang sudah mengalami kerusakan pada bagian kepala dan badan.
Korban diketahui mengenakan celana jins berwarna biru. Menyadari temuan tersebut, para saksi segera melaporkan kejadian itu kepada Pemerintahan Nagari (Pemnag) Barung Barung Balantai dan Polsek Koto XI Tarusan.
Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu, Irfan Chandra, ketika dihubungi Kamis (5/1), membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
Ia mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Koto XI Tarusan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan evakuasi terhadap jenazah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 17.20 WIB dengan melibatkan personel Polsek Koto XI Tarusan, tenaga medis dari Puskesmas Barung Barung Balantai, serta dibantu oleh masyarakat setempat.
Menurut Irfan, jenazah selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr M Zain Painan guna dilakukan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
“Jenazah sudah kita bawa ke RSUD dr M Zain Painan untuk proses identifikasi lebih lanjut. Identitas korban masih belum diketahui,” katanya.
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan dan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke pihak berwajib guna membantu proses identifikasi. (naurah)






