MBG Disalurkan 5 Hari Sekolah, Daerah 3T Tetap Terima Tambahan Sabtu

Penulis -

Senin, 30 Maret 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa menerima MBG. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Siswa menerima MBG. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah menetapkan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa mengikuti hari sekolah, yakni lima hari dalam sepekan. Kebijakan ini diputuskan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Atas (Rakortas) virtual bersama Presiden pada Sabtu (28/3/2026).

Untuk sekolah dengan sistem lima hari belajar, distribusi MBG dilakukan dari Senin hingga Jumat. Sementara itu, pemerintah menerapkan kebijakan khusus bagi daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dan wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Di wilayah tersebut, MBG tetap disalurkan pada hari Sabtu. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kecukupan asupan gizi siswa di daerah dengan risiko stunting.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan kebijakan tambahan hari Sabtu ditujukan untuk memastikan anak-anak tetap memperoleh gizi yang memadai setiap hari.

“Pemberian MBG di hari Sabtu untuk daerah dengan risiko stunting tinggi merupakan langkah strategis memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (28/3).

BGN menekankan pentingnya pendataan sebagai dasar penetapan wilayah penerima kebijakan khusus. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 digunakan sebagai acuan dalam menentukan daerah prioritas intervensi.

Menurut Dadan, tim BGN akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan dinas kesehatan di daerah untuk memastikan akurasi data penerima manfaat.

Pendataan mencakup jumlah sekolah, jumlah siswa, serta tingkat prevalensi stunting di masing-masing wilayah. Sejumlah provinsi di kawasan timur Indonesia, Sumatera, dan Papua termasuk dalam prioritas karena angka stunting yang masih relatif tinggi.

BGN menyatakan akurasi dan integritas data menjadi kunci pelaksanaan program agar penyaluran tepat sasaran.

Melalui kebijakan ini, pemerintah menargetkan pemenuhan gizi siswa, khususnya di daerah 3T dan wilayah dengan risiko stunting, dapat berjalan optimal sebagai bagian dari upaya penurunan angka stunting nasional. (*/red)

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB