Menag Usulkan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Madrasah dan Sekolah Keagamaan

Penulis -

Minggu, 5 April 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Rapat Tingkat Menteri Bidang Pendidikan bersama Menko PMK secara daring, Sabtu (4/4/2026). (Foto: Kemenag)

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Rapat Tingkat Menteri Bidang Pendidikan bersama Menko PMK secara daring, Sabtu (4/4/2026). (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp24,8 triliun untuk tahun 2026 guna memperkuat satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama.

Usulan ini difokuskan pada peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan keagamaan di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) Bidang Pendidikan yang digelar secara daring bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Sabtu (4/4/2026).

Menurut Nasaruddin Umar, tambahan anggaran tersebut ditujukan untuk mengurangi kesenjangan antara madrasah dan sekolah umum, serta mendukung arah kebijakan nasional dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia merinci, alokasi anggaran akan difokuskan pada sejumlah program strategis. Di antaranya revitalisasi satuan pendidikan sebesar Rp13,7 triliun, digitalisasi pembelajaran Rp10,9 triliun, bantuan buku tulis gratis Rp159 miliar, serta program Sekolah Unggul Garuda Transformasi sebesar Rp22,9 miliar.

Selain itu, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan keagamaan yang dinilai masih membutuhkan perhatian.

Program revitalisasi direncanakan menyasar 7.131 lembaga pendidikan, terdiri dari 6.973 madrasah, 128 sekolah Kristen, 13 sekolah Katolik, 9 sekolah Hindu, dan 8 sekolah Buddha.

Dalam forum tersebut, Menag juga menyoroti keterbatasan jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan madrasah dan pondok pesantren.

Saat ini, cakupan program tersebut baru mencapai sekitar 10–12 persen, sementara di sekolah umum diproyeksikan mendekati 80 persen.

Ia menyebutkan peserta didik di madrasah dan pesantren memiliki kebutuhan yang tinggi terhadap program tersebut, terutama dari sisi dukungan gizi.

Selain itu, pesantren dinilai memiliki sistem yang relatif siap dalam pelaksanaan program makan bersama berbasis dapur mandiri.

Usulan tambahan anggaran ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan secara menyeluruh dan berkelanjutan. (*/red)

Baca Juga :  BGN Larang SPPG Gunakan MinyaKita, LPG 3 Kg dan Beras SPHP

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru