Mendagri Apresiasi Gerak Cepat Pemprov Sumbar Tangani Bencana Hidrometeorologi

Penulis -

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengikuti rapat koordinasi pendataan dampak bencana secara daring, Selasa (6/1/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengikuti rapat koordinasi pendataan dampak bencana secara daring, Selasa (6/1/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Penanganan bencana hidrometeorologi Sumbar mendapat apresiasi langsung dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Ia menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat, solid, dan responsif sejak awal bencana.

Apresiasi itu disampaikan Tito saat memimpin rapat koordinasi pendataan dampak bencana secara daring dari Jakarta, Selasa (6/1/2026). Rapat diikuti para gubernur serta kepala perangkat daerah se-Sumatera.

Mendagri Tito Karnavian menilai koordinasi Pemprov Sumbar bersama Forkopimda, TNI, dan Polri berjalan solid. Menurutnya, kekompakan lintas sektor menjadi kunci utama mengurangi dampak bencana.

“Koordinasi yang solid dan gerak cepat pemerintah daerah dengan TNI, Polri, dan Forkopimda patut menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Tito.

Ia menegaskan, kecepatan respons pemerintah daerah sangat menentukan efektivitas penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.

Pendataan Akurat Jadi Kunci Penyaluran Bantuan

Dalam rapat tersebut, Mendagri menekankan pentingnya percepatan pendataan kerusakan rumah warga. Data yang akurat menjadi dasar utama penyaluran bantuan dan pembangunan hunian tetap.

Tito meminta pendataan secara rinci dan terverifikasi. Pendataan harus mencakup kategori rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, hingga rumah yang hanyut.

“Pendataan harus by name by address agar bantuan tepat sasaran,” tegasnya.

Langkah ini dinilai krusial agar penanganan bencana hidrometeorologi Sumbar berjalan transparan dan akuntabel.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyatakan pendataan telah dilakukan bersama bupati dan wali kota. Data terus diperbarui melalui koordinasi intensif lintas daerah.

Ia menyebutkan, dampak bencana hidrometeorologi Sumbar mencakup:

  • 4.286 rumah rusak berat
  • 2.954 rumah rusak sedang
  • 6.725 rumah rusak ringan
  • 750 rumah hanyut

Seluruh data dapat diakses publik melalui dashboardbencana.sumbarprov.go.id sebagai bentuk keterbukaan informasi.

Relokasi Warga Harus Sesuai RTRW

Mahyeldi menegaskan, relokasi warga terdampak tidak bisa sembarangan. Lokasi harus sesuai RTRW dan memiliki status lahan yang jelas.

Baca Juga :  HJK Padang ke-357 Hadirkan Padang Harmony Festival, 13 Paguyuban Siap Tampilkan Budaya Lintas Etnis

Selain itu, lokasi relokasi wajib mendapat rekomendasi Badan Geologi Kementerian ESDM. Pemerintah juga mengutamakan lokasi yang dekat dengan permukiman awal warga.

“Luas lahan minimal satu hektare dan tidak jauh dari lokasi asal masyarakat,” kata Mahyeldi.

Saat ini, verifikasi rumah terdampak masih berlangsung. Proses tersebut melibatkan BNPB dan Universitas Andalas, dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. (*/adpsb)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB