Denpasar, Javanusa—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mendorong penguatan budaya literasi dan kebiasaan menulis sejak sekolah dasar melalui pembelajaran mendalam atau deep learning.
Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti saat meninjau proses pembelajaran di SDN 6 Sumerta, Denpasar, Bali, Kamis (7/5).
Saat berada di kelas, Abdul Mu’ti berinteraksi langsung dengan murid kelas 4 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dalam kegiatan itu, murid mempelajari penggunaan kata hubung dan menyusun kalimat sederhana secara aktif serta kontekstual.
Suasana belajar berlangsung interaktif. Murid menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, dan membuat contoh kalimat bersama-sama selama proses pembelajaran berlangsung.
Abdul Mu’ti menilai pembelajaran mendalam harus mendorong murid memahami materi, bukan sekadar menghafal pelajaran.
Menurutnya, murid perlu mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari agar lebih mudah memahami materi.
Ia juga menegaskan pendekatan belajar yang aktif dan menyenangkan dapat meningkatkan kemampuan literasi peserta didik.
Menteri Tekankan Pentingnya Budaya Menulis
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya membangun budaya menulis sebagai bagian dari proses belajar sejak dini.
“Ikatlah ilmu dengan menuliskannya. Supaya ilmu kita tidak lupa, maka kita tulis sehingga ilmunya menjadi kita ikat dengan baik,” ujar Abdul Mu’ti kepada murid SDN 6 Sumerta.
Ia menjelaskan, kegiatan menulis tidak hanya memperkuat pemahaman dan daya ingat peserta didik, tetapi juga melatih koordinasi motorik serta membangun kebiasaan belajar aktif.
Tinjau Revitalisasi Sekolah Program Sekolah ASRI
Selain meninjau kegiatan belajar mengajar, Abdul Mu’ti juga melihat kondisi SDN 6 Sumerta yang menerima bantuan revitalisasi pada 2026.
Sekolah tersebut menjadi salah satu penerima bantuan melalui program hasil terbaik cepat Presiden Prabowo Subianto bertajuk Wujudkan Sekolah ASRI.
Bantuan revitalisasi itu berupa rehabilitasi satu gedung dengan tiga ruang kelas. Program tersebut bertujuan mendukung lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi murid.
Kepala SDN 6 Sumerta, Luh Made Wardyaningsih, mengapresiasi kunjungan Abdul Mu’ti dan perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolahnya.
“Terima kasih kami ucapkan atas kunjungan serta pesan penuh makna dari Bapak Menteri. Semoga bantuan revitalisasi yang diberikan pemerintah kepada sekolah kami memberikan manfaat yang besar dalam menunjang sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa-siswi kami ke depannya,” tuturnya. (*/red)






