Menhaj Tegaskan Haji Nonkuota Wajib Punya Kepastian Visa Sebelum Jemaah Membayar

Penulis -

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhaj Mochammad Irfan Yusuf saat menghadiri Mukernas III SAPUHI di Malang, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). (Foto: Kemenhaj)

Menhaj Mochammad Irfan Yusuf saat menghadiri Mukernas III SAPUHI di Malang, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). (Foto: Kemenhaj)

Malang, Javanusa—Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf meminta penyelenggara haji nonkuota memastikan visa sebelum menjanjikan keberangkatan kepada jemaah.

Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Mukernas III Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (SAPUHI) di Malang, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).

Irfan Yusuf menilai perlindungan jemaah harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan haji nonkuota. Penyelenggara juga perlu memastikan kejelasan layanan, keamanan dana, serta pihak yang bertanggung jawab.

Ia secara khusus menyoroti praktik yang menjanjikan keberangkatan sebelum visa terbit. Menurutnya, penyelenggara harus menunggu kepastian visa melalui sistem resmi Arab Saudi.

Menhaj juga mengingatkan penyelenggara agar tidak memakai istilah haji furoda, mujamalah, atau visa undangan untuk memberi kesan keberangkatan sudah pasti.

Pemerintah akan memperkuat registrasi jemaah nonkuota. Data tersebut mencakup identitas jemaah, penyelenggara, jenis visa, paket layanan, serta pihak yang bertanggung jawab selama jemaah berada di Arab Saudi.

“Jangan ada lagi jemaah haji nonkuota yang membayar tanpa kepastian visa. Jangan menerima dana besar dari masyarakat untuk sesuatu yang kepastian keberangkatannya belum ada,” ujar Menhaj.

Persiapan Haji 1448 H Dimulai Sejak Sekarang

Menhaj juga meminta persiapan penyelenggaraan Haji 1448 H/2027 M segera berjalan. Evaluasi pelaksanaan Haji 1447 H menjadi salah satu langkah awal.

Selain itu, penyelenggara perlu memvalidasi data dan dokumen jemaah. Kesiapan pembimbing serta layanan selama di Arab Saudi juga harus mendapat perhatian.

Irfan menekankan pentingnya transparansi dalam penetapan harga dan pengelolaan dana jemaah. Setiap layanan harus sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat bersama jemaah.

Manasik Harus Siapkan Jemaah Hadapi Kondisi Nyata

Menurut Menhaj, kegiatan manasik tidak cukup hanya memberikan pemahaman teori. Materi harus membangun kemandirian jemaah saat menghadapi kondisi operasional di Arab Saudi.

Baca Juga :  Semarak Ramadhan, PKK Padang Timur Gelar Lomba Asmaul Husna

Jemaah perlu memahami situasi di Armuzna, kepadatan, serta kemungkinan cuaca ekstrem. Mereka juga harus siap menghadapi penggunaan sistem digital Arab Saudi.

Kebutuhan lansia dan penyandang disabilitas turut menjadi perhatian dalam persiapan tersebut. Karena itu, PIHK perlu memastikan seluruh layanan mampu memenuhi kebutuhan jemaah.

Menhaj juga meminta PIHK disiplin mengikuti regulasi dan timeline yang berlaku di Arab Saudi. Langkah tersebut penting untuk mencegah persoalan administratif dan operasional selama pelaksanaan ibadah.

“Persiapan Haji 1448 H harus dimulai sekarang. Ukuran keberhasilan penyelenggara bukan jumlah jemaah yang direkrut, tetapi terpenuhinya seluruh hak jemaah sesuai kontrak,” tegas Menhaj. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB