Menperin Resmikan BPIFK Bali, Dorong Daya Saing Industri Fesyen dan Kriya Indonesia

Penulis -

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan Gedung BPIFK di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (8/5). (Foto: Kemenperin)

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan Gedung BPIFK di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (8/5). (Foto: Kemenperin)

Bali, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat sektor fesyen dan kriya nasional secara berkelanjutan.

Upaya ini mencakup inovasi desain, pemanfaatan teknologi, peningkatan SDM, serta perluasan pasar domestik dan internasional. Strategi tersebut bertujuan meningkatkan daya saing produk fesyen dan kriya Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat meresmikan Gedung Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (8/5) menyampaikan industri fesyen dan kriya berperan penting dalam perekonomian nasional.

Pada triwulan I 2026, PDB sektor ini mencapai Rp120,13 triliun. Angka tersebut naik 7,89 persen dibandingkan periode sama tahun 2025 sebesar Rp111,34 triliun. Tahun 2025, sektor ini juga tumbuh 4,93 persen, lebih tinggi dari 2024 yang sebesar 2,43 persen.

Investasi dan Kinerja Ekspor Meningkat

Sektor fesyen dan kriya mencatat kenaikan investasi signifikan. Pada triwulan I 2026, PMDN mencapai Rp4,83 triliun. Sementara PMA mencapai Rp9,38 triliun. Total investasi menembus Rp14,21 triliun. Dari sisi ekspor, Januari–Februari 2026 mencatat hasil positif. Ekspor pakaian jadi mencapai USD1,44 miliar.

Industri tekstil sebesar USD0,52 miliar, dan kriya USD2,43 miliar. Capaian ini menunjukkan daya saing kuat di pasar global.

Peran Strategis IKM dan Sentra Industri

IKM fesyen dan kriya memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi nasional. Data BPS 2024 menunjukkan terdapat 1,75 juta unit usaha IKM di sektor ini. Industri tersebut menyerap sekitar 3,69 juta tenaga kerja.

Selain itu, terdapat 1.825 sentra IKM fesyen dan 3.496 sentra IKM kriya di seluruh Indonesia berdasarkan data 2025.

Bali sebagai Pusat Industri Kreatif

Agus menjelaskan Bali memiliki posisi strategis dalam pengembangan industri kreatif. Provinsi ini memiliki 25 sentra IKM fesyen dan 197 sentra IKM kriya. Bali berperan sebagai pusat produksi sekaligus penghubung pasar nasional dan internasional.

Baca Juga :  Menteri Bahlil Laporkan ke Presiden Prabowo: Penataan Tambang hingga Rencana CNG Lebih Murah 30 Persen dari LPG
Fungsi BPIFK sebagai Creative Hub

BPIFK berfungsi sebagai creative hub untuk memperkuat ekosistem industri. Lembaga ini mendorong wirausaha baru, inkubasi bisnis, kemitraan industri, serta promosi dan pemasaran. BPIFK juga mendukung inovasi desain dan transformasi industri 4.0 bagi pelaku IKM.

Gedung Hijau dan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Kemenperin menerapkan konsep industri hijau pada pembangunan BPIFK. Gedung ini menggunakan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH).

Konsep tersebut mencakup efisiensi energi, pengelolaan limbah, kualitas udara sehat, dan pencahayaan alami.
Pembangunan gedung menggunakan produk dalam negeri sebesar 92 persen. Sementara tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 61,8 persen.

Pendampingan IKM oleh BPIFK

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menjelaskan pembangunan BPIFK berlangsung sejak 14 November 2024 hingga 13 Februari 2026. Gedung berdiri di atas lahan 2.000 meter persegi dan sedang menuju Sertifikat Laik Fungsi serta penilaian BGH.

Hingga triwulan I 2026, BPIFK telah mendampingi 722 pelaku IKM di 29 provinsi. Pendampingan ini meningkatkan kapasitas usaha, kualitas produk, omzet, serta daya saing IKM secara berkelanjutan. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru