Menteri Transmigrasi Tinjau KTM Silaut, Dorong Transformasi Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

Penulis -

Selasa, 11 November 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim bersama Menteri Transmigrasi RI, Iftitah Sulaiman Suryanagara saat kunjungan kerja ke Kawasan Transmigrasi Mandiri (KTM) Silaut. (Foto: Dok. Prokopim Pessel)

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim bersama Menteri Transmigrasi RI, Iftitah Sulaiman Suryanagara saat kunjungan kerja ke Kawasan Transmigrasi Mandiri (KTM) Silaut. (Foto: Dok. Prokopim Pessel)

Pessel, Javanusa—Kawasan Transmigrasi Mandiri (KTM) Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mendapat perhatian nasional setelah dikunjungi Menteri Transmigrasi RI, Iftitah Sulaiman Suryanagara, Senin (10/11/2025).

Kunjungan kerja tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim bersama sejumlah pejabat daerah, anggota legislatif, dan tokoh masyarakat setempat.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Pessel, Tukimin (Fraksi Gerindra) serta Anggota DPRD Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra.

Menteri Iftitah menjelaskan kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda nasional untuk meninjau perkembangan kawasan transmigrasi dan mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, kawasan transmigrasi kini diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Transmigrasi bukan hanya soal pemindahan penduduk. Ini strategi pemerataan pembangunan dan penciptaan pusat-pusat ekonomi baru di daerah,” ujar Menteri Iftitah di sela-sela kunjungannya.

Ia menambahkan, Kementerian Transmigrasi tengah mendorong konsep “Transmigrasi Produktif dan Berkelanjutan”, yaitu program yang menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha.

Fokusnya adalah memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi unggulan seperti perkebunan, perikanan, dan agroindustri.

“Silaut memiliki nilai strategis karena menjadi simpul pertumbuhan ekonomi di perbatasan provinsi. Pemerintah akan memperkuat kawasan ini dengan pembangunan infrastruktur, akses pasar, dan pelatihan keterampilan bagi para transmigran,” imbuhnya.

Selain pejabat Kementerian Transmigrasi, rombongan juga diikuti oleh perwakilan dari Kementerian PUPR dan Kementerian Pertanian.

Keterlibatan lintas kementerian tersebut menunjukkan sinergi pemerintah dalam memperkuat basis ekonomi masyarakat transmigran melalui pengembangan infrastruktur dan peningkatan kapasitas produksi.

Dalam kunjungan lapangan, Menteri Iftitah meninjau sejumlah unit usaha masyarakat, puskesmas pembantu, serta lahan pertanian produktif hasil program transmigrasi.

Ia juga berdialog dengan warga transmigran dan perangkat nagari untuk menampung aspirasi mereka terkait peningkatan akses jalan, sarana pertanian, hingga pengembangan usaha kecil.

Baca Juga :  Dongki Agung Pribumi: Armada Damkar Pessel Terbatas, Pengadaan Betokar Berbasis Dana Desa Jadi Solusi

“Kami ingin transmigrasi menjadi ruang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama, produktif, dan mandiri di wilayah barunya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim, menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan transmigrasi di Pesisir Selatan.

Menurutnya, kunjungan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami berterima kasih atas komitmen Kementerian Transmigrasi. Pesisir Selatan siap mendukung penuh pengembangan KTM Silaut agar menjadi pusat ekonomi baru di wilayah selatan Sumbar,” ujar Risnaldi.

Ia juga menegaskan, Pemkab Pessel terus berupaya menghadirkan infrastruktur pendukung seperti peningkatan jalan produksi, jaringan listrik, dan perluasan akses komunikasi digital guna mempercepat transformasi ekonomi di kawasan transmigrasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pesisir Selatan, Camat Silaut, para wali nagari, serta perwakilan kelompok transmigran.

Melalui kunjungan itu, pemerintah berharap sinergi antara pusat dan daerah semakin kuat dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat transmigran di Pesisir Selatan. (sus)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB