Meski Diterjang Banjir dan Longsor, Destinasi Wisata Pessel Tetap Aman Dikunjungi Jelang Nataru

Penulis -

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Roli Buchari. (Foto: Dok. Roli)

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Roli Buchari. (Foto: Dok. Roli)

Pessel, Javanusa—Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan longsor sebagaimana melanda sejumlah titik di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), selain merusak pemukiman warga, juga berdampak pada beberapa fasilitas pendukung pariwisata di daerah itu.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Roli Buchari, ketika ditemui Jumat (12/12/2025), membenarkan kerusakan terjadi di Objek Wisata Jembatan Akar, Puluik Puluik, Kecamatan Bayang Utara.

Ia menjelaskan kuatnya arus banjir menyebabkan jalinan akar yang terhubung dengan besi sling di sisi kiri dan kanan jembatan putus.

“Yang tersisa hanya akar utama di bagian tengah yang ukurannya besar. Jembatan memang masih menggantung, tetapi kondisinya tidak aman,” ujar Roli.

Perbaikan jembatan diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 50 juta. Namun, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah kabupaten harus mengajukan bantuan ke pemerintah pusat.

“Kami berharap BNPB atau Kementerian PUPR dapat membantu, karena Jembatan Akar adalah ikon wisata yang sangat penting bagi Pessel,” jelasnya.

Kerusakan juga ditemukan pada Tourism Information Centre (TIC) di Nagari Carocok Anau, gerbang masuk utama kawasan wisata Mandeh. Banjir merusak sebagian bangunan, memecahkan kaca, dan merobohkan pagar, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

“Kami berharap fasilitas TIC juga bisa diprioritaskan perbaikannya, mengingat perannya sebagai pusat informasi bagi wisatawan,” kata Roli.

Meski dua fasilitas pendukung tersebut terdampak, Roli menegaskan tidak ada destinasi wisata yang ditutup sementara. Ia memastikan seluruh objek wisata di Pessel tetap aman dan layak dikunjungi.

“Kerusakan hanya terjadi pada sarana penunjang, bukan pada titik wisata utamanya. Semua destinasi tetap aman bagi pengunjung,” tegasnya.

Dinas Pariwisata, lanjut Roli, telah melakukan pendataan dan asesmen lapangan, serta berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah nagari untuk mempercepat langkah penanganan.

Baca Juga :  Tabligh Akbar Maulid Nabi di Pauh, Fadly Amran Paparkan Proyek Penanganan Sungai dan Target Kota Gastronomi Dunia

“Kami mengamankan area terdampak dan menyusun laporan lengkap agar proses bantuan dari pusat dapat segera diproses,” ujarnya.

Menjelang puncak kunjungan wisata Nataru, pemerintah daerah juga mengeluarkan imbauan kesiapsiagaan kepada pengelola destinasi dan pelaku usaha wisata.

“Kami minta pengelola menjaga kebersihan, memastikan titik-titik rawan dalam kondisi aman, dan menyiapkan jalur evakuasi sederhana. Wisatawan juga kami ingatkan agar memperhatikan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan,” ungkapnya.

Gangguan akses akibat bencana di beberapa wilayah Sumbar seperti Lembah Anai dan Sitinjau Lauik turut berdampak pada arus kunjungan wisata ke Pessel. Hal ini mempengaruhi pendapatan UMKM, pemandu wisata, dan pelaku usaha perjalanan.

“Ini memang tantangan serius. Karena itu, pemulihan akses dan koordinasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar ekonomi wisata cepat pulih,” jelas Roli.

Meski menghadapi berbagai kendala, Roli memastikan Pesisir Selatan tetap siap menyambut wisatawan saat libur Nataru.

“Kami pastikan destinasi wisata di Pessel dalam kondisi aman. Ikuti arahan petugas, waspada terhadap perubahan cuaca, dan gunakan jalur resmi. Kami siap memberikan pelayanan terbaik,” tutupnya. (sus)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB