Padang, Javanusa—Kebakaran menghanguskan satu unit bangunan minimarket di Jalan Belibis No. 11A, RT 001/RW 008, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Rabu (5/8/2026).
Peristiwa itu mengakibatkan bangunan mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp100 juta.
Meski demikian, petugas berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain sehingga aset warga senilai sekitar Rp1 miliar dapat diselamatkan.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 12.12 WIB setelah seorang warga melaporkan adanya kobaran api dari dalam bangunan.
“Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang mahasiswa bernama Arifatu Dzikra (20). Saksi melihat api sudah membesar dari arah dalam minimarket, kemudian saksi melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” ujar Rinaldi.
Selang satu menit setelah menerima laporan, tim dari Mako 113 langsung bergerak menuju lokasi. Armada menempuh jarak sekitar 4,4 kilometer dan tiba di tempat kejadian pada pukul 12.20 WIB.
Empat Armada dan 75 Personel Diterjunkan
Proses pemadaman berlangsung cukup menantang karena lokasi kebakaran berada di kawasan pertokoan yang padat aktivitas. Selain itu, akses menuju titik api relatif sempit sehingga menyulitkan pergerakan kendaraan pemadam.
Meski menghadapi kendala tersebut, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan empat unit armada dan 75 personel di bawah koordinasi Peleton C untuk mengendalikan kobaran api.
Setelah melakukan penyekatan dan pemadaman secara intensif, petugas berhasil melokalisasi api. Penanganan dinyatakan selesai pada pukul 13.08 WIB atau sekitar 48 menit sejak unit pertama tiba di lokasi.
Tidak Menimbulkan Korban Jiwa
Bangunan yang terbakar merupakan minimarket berukuran sekitar 20 x 20 meter milik Azhar Husni (46), seorang wiraswasta. Bangunan tersebut juga dihuni oleh empat anggota keluarga.
Rinaldi memastikan seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Selain itu, tidak ada warga yang harus diungsikan akibat kebakaran. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Damkar Berhasil Cegah Api Meluas
Respons cepat petugas berhasil mencegah kobaran api meluas ke bangunan di sekitarnya. Dinas Damkar Kota Padang mencatat area yang berpotensi terdampak mencapai sekitar 1.000 meter persegi dengan sedikitnya 10 bangunan berada dalam ancaman apabila api tidak segera dikendalikan.
Berkat upaya penyekatan yang dilakukan personel di lapangan, bangunan dan barang milik warga di sekitar lokasi yang diperkirakan bernilai sekitar Rp1 miliar berhasil diselamatkan. Keberhasilan tersebut membuat dampak kebakaran tidak meluas meski lokasi kejadian berada di kawasan pertokoan yang padat. (*)






