Padang, Javanusa—Pengurus baru Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Kota Padang melakukan kunjungan silaturahmi ke Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Selasa (5/8/2025).
Dalam pertemuan tersebut, MKKS memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus membahas persoalan yang tengah dihadapi sekolah swasta di Kota Padang.
Ketua MKKS SMP Kota Padang, Azwir, menegaskan pentingnya komunikasi antara sekolah swasta dengan Pemerintah Kota Padang.
Ia datang bersama sejumlah pengurus lain untuk memastikan kepengurusan baru lebih dikenal oleh Pemko, khususnya Wakil Wali Kota.
“Sekolah swasta berada di bawah binaan Kota Padang. Karena itu, kami perlu membangun komunikasi agar keterlibatan sekolah swasta dalam kegiatan pendidikan ke depan bisa lebih maksimal,” ujar Azwir, yang juga Kepala SMP Muhammadiyah.
Keluhan Menurunnya Pendaftaran Siswa
Dalam kesempatan tersebut, para pengurus MKKS juga menyampaikan keluhan terkait menurunnya jumlah pendaftaran siswa baru di sekolah swasta.
Kondisi ini berdampak langsung pada guru bersertifikasi yang tidak dapat memenuhi jam mengajar minimal. Akibatnya, banyak guru terancam kehilangan hak atas tunjangan sertifikasi.
“Ada sekolah yang bahkan tidak mendapatkan murid sama sekali tahun ini. Guru-guru kami juga berhak memperoleh jam mengajar yang cukup. Ini perlu perhatian bersama,” ungkap pengurus MKKS lainnya, Saiful Bahri.
Respons Wawako Padang
Menanggapi keluhan itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memberikan beberapa masukan. Ia menekankan perlunya sekolah swasta membenahi mutu dan citra pendidikan agar tetap diminati masyarakat.
Selain itu, Pemko Padang berkomitmen menjalankan kebijakan pembatasan jumlah siswa di sekolah negeri. Langkah tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara sekolah negeri dan swasta.
“Kami akan mengecek langsung ke lapangan terkait sekolah negeri yang mungkin masih menerima siswa melebihi kapasitas. Kebijakan ini penting demi pemerataan pendidikan,” tegas Maigus.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal kerja sama yang lebih erat antara Pemko Padang dan sekolah swasta. Dengan sinergi tersebut, kualitas pendidikan di Kota Padang diharapkan semakin merata dan berkeadilan. (*/red)






