Jakarta, Javanusa—Video yang menampilkan sejumlah sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) beredar luas di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi di publik.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025.
Kendaraan itu disiapkan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa (7/4).
Dadan menegaskan hingga saat ini motor-motor tersebut belum didistribusikan kepada pihak terkait.
Seluruh unit kendaraan masih berada dalam tahap administrasi sebelum dapat digunakan.
“Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum didistribusikan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan proses realisasi pengadaan dilakukan secara bertahap dan mulai berjalan sejak Desember 2025.
Terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah pengadaan yang disebut mencapai 70.000 unit, Dadan membantah hal tersebut.
Ia menyebutkan data yang benar adalah total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan pada tahun anggaran 2025.
“Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” tegasnya.
Dadan mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan memastikan sumber informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menegaskan pengadaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia. (*/red)






