Padang, Javanusa—Sumatera Barat mengirim 53 kafilah untuk bertarung pada MTQ Nasional ke-XXXI di Semarang, Jawa Tengah pada 11–20 September 2026.
Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy memasang target tinggi, yakni membawa kontingen masuk lima besar nasional.
Hal itu disampaikannya saat melepas keberangkatan kafilah di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (10/9/2026).
Vasko meminta seluruh kafilah tampil maksimal selama kompetisi. Menurutnya, perjuangan di MTQ Nasional juga berkaitan dengan upaya mempertahankan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat Sumbar.
Ia menekankan pentingnya semangat Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) selama mengikuti ajang tersebut.
“Perjuangan kita di MTQ Nasional ini juga bagian dari menjaga nilai-nilai ABS-SBK. Karena itu, tampilkan kemampuan terbaik dan tunjukkan bahwa Sumbar memiliki generasi yang Qurani,” ujar Vasko.
Selain membawa misi keagamaan, kontingen Sumbar juga mengejar prestasi terbaik. Vasko menilai peluang tersebut cukup terbuka berdasarkan catatan prestasi para peserta.
Diperkuat Juara MTQ Nasional Korpri
Vasko menyebut Sumbar memiliki modal penting dari keberhasilan di MTQ Nasional Korpri. Kontingen Sumbar sebelumnya meraih gelar juara nasional tiga kali secara berturut-turut.
Empat kafilah yang berangkat ke MTQ Nasional ke-XXXI juga pernah memperkuat Sumbar pada MTQ Nasional Korpri. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan Vasko optimistis menghadapi persaingan nasional.
“Pada pergelaran MTQ Nasional Korpri, kita berhasil meraih juara umum tiga kali berturut-turut. Apalagi kontingen kita saat ini juga diperkuat oleh empat kafilah yang sebelumnya telah meraih juara dalam MTQ Nasional Korpri. Jadi kekuatan kita harusnya lebih penuh lagi dan bisa tampil maksimal,” harapnya.
Pemprov Sumbar juga memastikan dukungan bagi para peserta selama berada di Semarang. Gubernur Sumbar Mahyeldi dijadwalkan hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada kontingen.
Vasko juga memastikan dirinya akan datang pada pertengahan pelaksanaan MTQ Nasional.
“Insya Allah Gubernur hadir di Semarang nanti untuk ikut membersamai. Saya juga akan hadir di pertengahan. Mudah-mudahan kita full power, semua mesti bersemangat,” tegasnya.
Pemprov Siapkan Dukungan untuk Kafilah
Vasko meminta Biro Kesra membantu memenuhi kebutuhan kontingen selama mengikuti rangkaian MTQ Nasional. Ia berharap seluruh peserta dapat berjuang secara maksimal dan menghasilkan prestasi.
“Tolong Biro Kesra bantu fasilitasi dan jembatani apa pun yang dibutuhkan. Kita upayakan semaksimal mungkin dari Pemprov Sumbar. Dari 53 kafilah yang menjadi peserta, semuanya saya harapkan bisa meraih prestasi,” harapnya.
Pemprov Sumbar juga telah menyiapkan rencana pemberian bonus bagi kafilah yang berhasil meraih prestasi. Namun, Vasko mengingatkan peserta agar tidak menjadikan bonus sebagai tujuan utama.
“Soal bonus sudah kita pikirkan, tenang saja, itu akan kita urus. Tapi jangan jadi tujuan utama. Tujuan utama kita adalah mengangkat nama Sumbar dan berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Seleksi Ketat Sebelum Berangkat ke Semarang
Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar Edi Dharma Syafni mengatakan persiapan kontingen berlangsung melalui proses seleksi. Seleksi tersebut berlangsung pada 28–30 April 2026 dan melibatkan 168 peserta.
Dari proses itu, sebanyak 54 peserta dinyatakan lulus. Namun, pada Training Center (TC) terakhir, jumlah peserta yang mengikuti pembinaan menjadi 53 kafilah.
Edi menjelaskan peserta terpilih memiliki rekam jejak prestasi di tingkat Sumbar maupun nasional. Mereka juga pernah mengikuti MTQ atau STQ Nasional.
Para kafilah kemudian mengikuti TC untuk memperkuat kemampuan sekaligus mempersiapkan mental sebelum bertanding di Semarang.
“Pada TC terakhir diikuti 53 kafilah. Kita juga telah menyiapkan administrasi, akomodasi, dan transportasi agar seluruh kafilah dapat mengikuti rangkaian MTQ Nasional dengan sebaik-baiknya,” jelas Edi Dharma.
MTQ Nasional Berlangsung 11–20 September
Edi menyebut MTQ Nasional ke-XXXI berlangsung selama 10 hari. Agenda tersebut mencakup penyambutan kafilah, registrasi, perlombaan hingga acara penutupan.
Ia menilai MTQ Nasional memiliki makna lebih luas daripada sekadar persaingan memperoleh peringkat. Ajang tersebut juga menjadi sarana membumikan nilai Al-Qur’an dan membentuk generasi berkarakter Qurani.
“Target kita pada MTQ Nasional tahun ini adalah masuk lima besar nasional. Target ini bukan hanya soal peringkat, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh kafilah untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Sumbar,” katanya.
Pelepasan kontingen turut dihadiri sejumlah kepala daerah dari kabupaten dan kota di Sumbar. Perwakilan Kanwil Kemenag Sumbar, pengurus LPTQ Sumbar dan kabupaten/kota, serta Kabag Kesra se-Sumbar juga hadir dalam kegiatan tersebut. (*)






