Muhidi Ajak Warga Perkuat Kewaspadaan Dini dari Lingkungan Terdekat

Penulis -

Kamis, 10 September 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sumbar Muhidi dalam kegiatan peningkatan kewaspadaan dini masyarakat, Rabu (9/9/2026). (Foto: Ist)

Ketua DPRD Sumbar Muhidi dalam kegiatan peningkatan kewaspadaan dini masyarakat, Rabu (9/9/2026). (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi mengajak masyarakat memperkuat kewaspadaan dini dengan mengenali berbagai potensi persoalan sejak berada di lingkungan paling dekat.

Menurut Muhidi, kepedulian warga dapat menjadi benteng awal untuk mencegah persoalan sosial, keamanan, kesehatan, hingga bencana berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.

Pesan tersebut disampaikan Muhidi dalam kegiatan peningkatan kewaspadaan dini masyarakat, Rabu (9/9/2026).

Kewaspadaan Dimulai dari Kepedulian

Muhidi mengatakan kewaspadaan dini tidak cukup hanya melalui pembahasan atau imbauan. Masyarakat perlu membekali diri dengan pengetahuan sekaligus memiliki kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya.

“Kesadaran ini akan lebih maksimal kalau kita memiliki pengetahuan dan kepedulian. Perubahan adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari, apalagi di tengah globalisasi,” ujar Muhidi.

Ia menjelaskan, perubahan dapat memengaruhi lingkungan dan kehidupan sosial dalam berbagai bentuk. Karena itu, masyarakat perlu peka terhadap tanda-tanda persoalan yang muncul sejak tahap awal.

“Kalau kita sama-sama peduli dari awal, kita bisa memproteksi hal-hal yang mungkin terjadi. Sesuatu yang negatif tidak akan berkembang kalau masing-masing kita mengambil peran sesuai kemampuan,” katanya.

Mulai dari RT hingga Lingkungan Masyarakat

Muhidi menilai penerapan kewaspadaan dini tidak harus dimulai dari langkah besar. Menurutnya, lingkungan RT yang aman dan kondusif dapat menjadi dasar bagi terciptanya RW yang baik.

Kondisi tersebut kemudian dapat berkembang menjadi lingkungan masyarakat yang lebih kuat dan memiliki daya tangkal terhadap berbagai persoalan.

“Kita memang berbeda, baik kemampuan maupun latar belakang. Tetapi kalau ada keinginan untuk menyatukan perbedaan dalam hal-hal yang baik, banyak persoalan bisa kita tangkal sebelum muncul lebih besar,” tuturnya.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan berbagai persoalan yang dapat muncul di sekitar mereka.

Baca Juga :  Pajak Air Permukaan Sumbar Disorot, Evi Yandri Minta Pemprov Berani Optimalkan PAD

Beberapa di antaranya mencakup penyalahgunaan narkoba, persoalan sosial, serta ancaman bencana seperti banjir dan gempa.

Kenali Persoalan Sebelum Berkembang

Muhidi menekankan bahwa kepedulian warga memiliki peran penting dalam proses deteksi dini. Semakin cepat masyarakat mengenali gejala persoalan, semakin besar peluang untuk melakukan pencegahan.

“Kalau kita memiliki kepedulian, kita bisa mendeteksi sejak awal. Intinya bagaimana membangun kesadaran dan menambah kemampuan kita untuk melakukan pencegahan dini agar persoalan tidak terjadi atau tidak berkembang di lingkungan kita,” katanya.

Ia menjelaskan, kewaspadaan dini pada dasarnya merupakan kemampuan mengenali tanda-tanda ancaman sebelum persoalan berkembang.

Konsep tersebut tidak terbatas pada aspek keamanan. Kewaspadaan juga mencakup berbagai persoalan sosial, kesehatan, serta kebencanaan.

Masyarakat Perlu Terus Belajar

Untuk memperkuat kewaspadaan, Muhidi mendorong masyarakat meningkatkan pengetahuan dan membangun komunikasi yang baik di lingkungan masing-masing.

Ia menilai kemampuan mendengar juga menjadi bagian penting dalam proses belajar dan meningkatkan kapasitas diri.

“Kita perlu terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Empat kunci kesuksesan, salah satunya adalah mau mendengar. Orang yang mau mendengar adalah orang yang mau berguru dan mau menuntut ilmu,” ujarnya.

Menurut Muhidi, kewaspadaan masyarakat akan semakin kuat jika berbagai unsur ikut terlibat. Ia juga menilai tokoh atau figur panutan memiliki posisi penting dalam menggerakkan kepedulian warga.

Dengan membangun kewaspadaan sejak tingkat lingkungan, berbagai potensi persoalan dapat diketahui dan diantisipasi lebih cepat.

Langkah tersebut, menurut Muhidi, dapat membantu membangun masyarakat Sumatera Barat yang lebih tangguh dalam menghadapi perubahan maupun berbagai ancaman.

“Kalau ada kepedulian dan semangat bersama, tidak ada yang tidak bisa kita lakukan. Yang penting ada kesadaran dan ada tokoh yang menjadi panutan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Muhidi: HUT ke-357 Kota Padang Harus Jadi Momentum Membangun Kota Lebih Maju

Berita Terkait

Muhidi Dorong Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak di Sumbar
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi, Kuasai Teknologi dan Berpikir Kritis
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Guru Fisika Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Gerakan Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak
Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Jalan Fisika I dan II Limau Manis Selatam Diaspal, Warga Apresiasi Ketua DPRD Sumbar Muhidi
Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Doni Harsiva Yandra Ingatkan Pentingnya Mitigasi
Iqra Chissa Dorong Ketahanan Keluarga di Sumbar, Soroti Pola Asuh Anak di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru