Padang, Javanusa—Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan harus selaras dengan visi misi Pemko Padang agar arah pembangunan tetap terukur dan berkelanjutan.
Penegasan itu disampaikan Maigus Nasir saat membuka Musrenbang tingkat Kecamatan Kuranji di Gedung Serbaguna Serumpun, Kelurahan Kuranji, Kamis (5/2/2026).
Maigus menekankan, seluruh usulan pembangunan dari masyarakat harus mengacu pada arah strategis daerah. Menurut dia, keselarasan program menjadi kunci agar anggaran dan hasil pembangunan efektif.
Maigus Nasir menyebut Musrenbang bukan sekadar forum usulan, tetapi pintu masuk perencanaan resmi daerah. Karena itu, setiap program harus diturunkan langsung dari visi Kota Padang.
“Mulailah Musrenbang ini dari visi Pemko Padang yang dijabarkan ke dalam delapan misi dan sembilan progul,” kata Maigus dalam sambutannya.
Visi Pemko Padang saat ini menargetkan terwujudnya kota pintar dan sehat yang berlandaskan agama dan budaya. Visi tersebut menjadi dasar penyusunan program lintas perangkat daerah.
Fokus untuk Rencana Pembangunan Tahun 2027
Pemko Padang mengarahkan hasil Musrenbang kecamatan sebagai fondasi penyusunan rencana kerja tahun 2027. Setiap usulan diminta memiliki kesinambungan dengan program tahun sebelumnya.
“Musrenbang ini harus dirancang sebagai landasan pembangunan tahun 2027. Usulan masyarakat harus berkelanjutan dengan capaian yang sudah ada,” ujar Maigus.
Ia juga mengingatkan perangkat wilayah agar tidak mengajukan program yang tumpang tindih. Sinkronisasi data dan kebutuhan lapangan menjadi prioritas.
Musrenbang Kecamatan Kuranji melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan lokal. Peserta terdiri dari lurah, LPM, PKK, RW, KAN Pauh IX Kuranji, kepala sekolah, bundo kanduang, tokoh masyarakat, alim ulama, dan cadiak pandai.
Keterlibatan unsur lokal ini dinilai penting untuk memperkuat akurasi kebutuhan pembangunan. Selain itu, partisipasi warga menjadi indikator transparansi perencanaan.
Camat Kuranji Rido Satria mengatakan forum ini akan merumuskan daftar prioritas per kelurahan. Hasilnya akan dibawa ke tahapan perencanaan tingkat kota.
“Dalam Musrenbang ini dibahas dan disepakati rencana pembangunan tiap kelurahan di Kecamatan Kuranji yang menjadi prioritas pada 2027,” kata Rido.
Hasil kesepakatan Musrenbang kecamatan akan masuk dalam penyusunan RKPD Kota Padang. Dokumen tersebut menjadi dasar penganggaran dan pelaksanaan program pembangunan tahunan.
Dengan pola berjenjang dari kelurahan hingga kota, Pemko Padang menargetkan perencanaan lebih tepat sasaran. Pemerintah juga mendorong usulan berbasis kebutuhan riil masyarakat. (*/red)






