Nasib 165 Petugas Perlintasan Sebidang Dibahas, Ini Hasil Kesepakatannya

Penulis -

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi perlintasan sebidang di Ruang Pertemuan Kantor Otban Wilayah VI Padang, Ketapiang, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (5/5/2026). (Foto: Diskominfo Pariaman)

Rapat koordinasi perlintasan sebidang di Ruang Pertemuan Kantor Otban Wilayah VI Padang, Ketapiang, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (5/5/2026). (Foto: Diskominfo Pariaman)

Padang Pariaman, Javanusa—Sebanyak 165 petugas penjagaan perlintasan sebidang di Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Pariaman resmi tidak lagi melanjutkan kontrak per 30 April 2026.

Rinciannya terdiri dari 63 petugas di Kota Padang, 72 petugas di Kabupaten Padang Pariaman, dan 30 petugas di Kota Pariaman.

Mereka bertugas di 54 titik perlintasan, yakni 20 titik di Kota Padang, 24 titik di Kabupaten Padang Pariaman, dan 10 titik di Kota Pariaman.

Penghentian kontrak ini mengacu pada surat Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang nomor KA.401/1/18/BTP-PDG/2026 tertanggal 29 April 2026.

Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi di Ruang Pertemuan Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VI Padang, Ketapiang, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (5/5/2026).

Forum ini membahas keberlanjutan penjagaan perlintasan sebidang setelah berakhirnya kontrak petugas.

Penjelasan Balai Teknik Perkeretaapian

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Hendrialdi, menjelaskan keterbatasan anggaran menjadi alasan utama. Ia menyebut tidak ada pagu khusus untuk pembayaran petugas.

Selama ini, pihaknya menggunakan anggaran lain yang tersedia di balai. Namun dana tersebut hanya mampu membiayai hingga April 2026.

Ia juga memaparkan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp4 miliar untuk periode Mei hingga Desember 2026. Anggaran itu diperlukan untuk membayar gaji 165 petugas.

DPR RI Dorong Skema Kesepakatan Bersama

Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menegaskan petugas perlintasan sebidang dibentuk untuk menekan angka kecelakaan kereta api.

Ia menyebut pada 2025 tercatat 22 kecelakaan hingga September. Kondisi itu mendorong pemerintah dan DPR mengambil langkah penambahan petugas.

Zigo menjelaskan mekanisme pendanaan membutuhkan MoU dan kesepakatan bersama agar pergeseran anggaran di Kementerian Perhubungan dapat berjalan.

Baca Juga :  Lomba Kostum Adat Minangkabau Meriahkan Festival Serambi Merah Putih di Padang Panjang

Ia juga meminta petugas memahami kemungkinan keterlambatan pembayaran karena proses administrasi pusat.

Keselamatan Perlintasan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Zigo menegaskan keselamatan perlintasan sebidang menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah pusat, daerah, KAI Divre II Sumbar, hingga pemerintah provinsi harus berkolaborasi.

Ia menyampaikan kesepakatan pembiayaan petugas akan ditanggung Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang hingga Desember 2026 dan berlanjut pada 2027.

Pariaman Catat Zero Accident di Titik Penjagaan

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menyampaikan 10 dari 30 titik perlintasan di Kota Pariaman sudah memiliki petugas penjaga.

Sebanyak 30 petugas aktif menjaga titik tersebut. Ia menilai kehadiran mereka sangat membantu masyarakat dan pengguna jalan.

Mulyadi juga mencatat sejak November 2025, Kota Pariaman mencatat zero accident di perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang dijaga petugas.

Ia menegaskan pemerintah daerah berharap pemerintah pusat melanjutkan dukungan anggaran melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang.

Rapat menghasilkan penandatanganan kesepakatan bersama oleh seluruh kepala daerah dan dinas perhubungan yang hadir.

Kesepakatan itu juga diketahui oleh Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, untuk diteruskan kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Kegiatan ini dihadiri Asisten II Adib Alfikri, Kepala Otban Wilayah VI Padang Purnama Pangalinan, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, dan Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat.

Hadir pula perwakilan KAI Divre II Sumbar, Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, serta Dinas Perhubungan dari Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Padang Pariaman. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru