Operasi Sarang Narkoba di Pasar Pagi Purus, 21 Orang Positif Narkoba

Penulis -

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin didampingi Dirresnarkoba Kombes Pol Wedy Mahadi dan Kabid Humas Kombes Pol Susmelawati Rosya menggelar konferensi pers terkait Operasi Sarang Narkoba di Pasar Pagi Purus. (Foto: Polda Sumbar)

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin didampingi Dirresnarkoba Kombes Pol Wedy Mahadi dan Kabid Humas Kombes Pol Susmelawati Rosya menggelar konferensi pers terkait Operasi Sarang Narkoba di Pasar Pagi Purus. (Foto: Polda Sumbar)

Padang, Javanusa—Sebanyak 21 orang terjaring Operasi Sarang Narkoba di kawasan Pasar Pagi Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Kamis (15/10/2026).

Hasil pemeriksaan urine menunjukkan seluruh orang tersebut positif mengandung zat narkotika.

Polda Sumatera Barat (Sumbar) mengerahkan 223 personel gabungan dalam operasi tersebut. Petugas juga menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

223 Personel Gabungan Sisir Kawasan Purus

Operasi ini melibatkan personel Polda Sumbar, Polresta Padang, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, TNI, dan Satpol PP.

Mereka memeriksa serta menggeledah sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan paket yang diduga berisi sabu dan ganja, pil yang diduga ekstasi, alat hisap, serta timbangan digital. Petugas juga mengamankan telepon genggam, senjata tajam, dan senapan angin untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, S.I.K, M.H, CSPHR, memaparkan hasil operasi dalam konferensi pers bersama Dirresnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol. Wedy Mahadi dan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya. Sejumlah awak media turut menghadiri kegiatan tersebut.

Polda Sumbar Fokus Berantas Jaringan Narkoba

Solihin menegaskan, Operasi Sarang Narkoba merupakan bagian dari program prioritas Kapolri. Upaya tersebut tidak hanya menyasar bandar dan jaringan peredaran gelap narkotika, tetapi juga mendorong pemulihan bagi pengguna.

“Penanganan narkoba tidak bisa dilakukan oleh kepolisian sendiri. Kami membutuhkan dukungan masyarakat dan media. Selain menindak jaringan peredaran, kami juga mengupayakan pemulihan bagi pengguna sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Solihin.

Ia mengatakan, Polda Sumbar akan terus memetakan kawasan rawan narkoba dan menindaklanjuti laporan masyarakat. Langkah ini bertujuan mencegah penyalahgunaan narkotika meluas, terutama di kalangan generasi muda.

Baca Juga :  Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
21 Orang Jalani Pendalaman dan Asesmen

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol. Wedy Mahadi menjelaskan bahwa penyidik masih mendalami peran masing-masing dari 21 orang yang diamankan. Pemeriksaan tersebut mencakup kemungkinan keterkaitan mereka dengan barang bukti maupun jaringan peredaran narkoba.

“Bagi mereka yang terindikasi sebagai pengguna, kami akan berkoordinasi dengan BNNP Sumbar untuk melaksanakan asesmen terpadu. Hasilnya menjadi dasar penentuan penanganan lebih lanjut, termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai persyaratan medis dan ketentuan yang berlaku,” jelas Wedy.

Wedy juga mengimbau masyarakat segera melaporkan dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba. Informasi tersebut dapat membantu aparat melakukan penyelidikan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

Masyarakat Agar Aktif Cegah Narkoba

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya turut mengajak masyarakat menjaga lingkungan dari ancaman narkotika. Menurutnya, keterlibatan keluarga dan warga menjadi bagian penting dalam melindungi generasi muda.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba serta menyelamatkan generasi muda dari dampaknya,” imbau Susmelawati.

Polda Sumbar akan menindaklanjuti hasil operasi melalui penyelidikan dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, aparat juga mendorong pemulihan bagi pengguna yang memenuhi persyaratan agar penanggulangan narkoba berjalan menyeluruh. (*)

Berita Terkait

Tergelincir saat Mandi di Air Terjun Robo, Perempuan Asal Padang Pariaman Tewas
Kebakaran Los Batiah Pasar Payakumbuh Hanguskan 24 Petak Dagangan, Pemko Siapkan Bantuan
Rustian Tinggalkan Gedung KPK Usai Diperiksa, Ini Penjelasan KPK soal Status Hukumnya
5 Orang Jadi Tersangka OTT KPK di BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto
Tim Klewang Polresta Padang Tangkap Terduga Pencuri HP di Gurun Laweh, Pelaku Residivis
Depot Air Minum dan Rumah di Sungai Sapih Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
Diduga Kampas Rem Overheat, Bus EPA Star Terbakar di Banda Buek Padang
BPBD Padang Bersihkan Material Banjir Bandang di Kampung Apa, Akses Warga Dipulihkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Kualitas Udara Padang Berbahaya, Ini Imbauan BPBD Padang untuk Lindungi Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Gubernur Mahyeldi dan Kapolda Sumbar Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Peralatan EWS Banjir yang Hilang Kembali Dipasang, CV Anugerah Nuansa Abadi Lanjutkan Proses Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Satgas PRR dan Hutama Karya Salurkan Sembako untuk 250 KK Korban Banjir Padang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Mahyeldi Buka MTQ ke-42 Sijunjung, Tekankan Pengamalan Al-Qur’an dalam Kehidupan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:07 WIB

BKPSDM Padang Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi melalui Pembelajaran Mandiri

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Kembangkan Sektor Perikanan, Pemko Padang Bidik Dana APBN 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Waspada! Kualitas Udara Padang Berbahaya, ISPU Tembus Angka 309

Berita Terbaru