Optimalkan Pemanfaatan AI, Kemenperin Pacu SDM Industri Nasional

Penulis -

Kamis, 23 Oktober 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara “AI for Indonesia” di Jakarta, Kamis (23/10). (Foto: Kemenperin)

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara “AI for Indonesia” di Jakarta, Kamis (23/10). (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian mendorong percepatan industri nasional berbasis inovasi dan teknologi melalui Making Indonesia 4.0 yang berjalan sejak 2018. Program ini mencerminkan komitmen pemerintah memperkuat ekosistem transformasi digital inklusif.

“Making Indonesia 4.0 merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang memperkuat rantai nilai industri, memperluas inovasi, dan melahirkan talenta teknologi,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara “AI for Indonesia” di Jakarta, Kamis (23/10).

Menperin menyebut ada tiga fokus utama dalam mengembangkan potensi ekonomi melalui pemanfaatan AI.

Ketiganya meliputi penguatan kompetensi talenta digital di semua jenjang industri, penerapan manajemen perubahan, serta perumusan strategi proses bisnis adaptif. Faktor manusia dan proses bisnis mempengaruhi keberhasilan teknologi tersebut.

Melalui langkah strategis, Kemenperin memperkuat kapasitas talenta melalui pengembangan SDM Industri agar mampu beradaptasi dengan teknologi digital. Penguasaan AI menjadi kunci dalam pengembangan industri manufaktur berdaya saing global.

Kemenperin menerbitkan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 1009 Tahun 2021 tentang pengembangan SDM Industri berdaya saing global.

Aturan ini mencakup vokasi dual system, Center of Excellence, Pusat Industri Digital Indonesia 4.0, inkubator bisnis terintegrasi, Development Center infrastruktur kompetensi, dan program Digital ASN Talent Pool. Keputusan ini menunjukkan keseriusan mencetak talenta adaptif.

Menperin menyatakan pemanfaatan AI mendorong pertumbuhan dan inovasi sektor manufaktur serta meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing.

Karena itu, Kemenperin melibatkan pemerintah, dunia usaha, asosiasi industri, lembaga pendidikan vokasi, dan mitra internasional.

“Pengembangan SDM Industri menjadi faktor kunci transformasi digital. Kami optimis tenaga kerja industri dapat menguasai kompetensi teknologi masa depan,” katanya.

Program Pendukung Ekosistem AI

Kemenperin menginisiasi dua program utama untuk memperkuat pemanfaatan AI, yaitu pembangunan DCC Satelit PIDI 4.0 dan pengembangan kurikulum Industri 4.0 berbasis AI pada pendidikan vokasi. Program ini membuka akses layanan one-stop solution ke berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga :  Kemenperin Resmikan Pabrik Kawat Baja Rp300 Miliar di Subang, Target Tekan Impor dan Perkuat Ekspor

Kedua program telah melibatkan lebih dari 7.000 siswa SMK dan 11.142 mahasiswa politeknik. “Ini komitmen kami mempersiapkan generasi industri masa depan yang siap menghadapi transformasi digital,” tambah Menperin.

Artificial Intelligence Index Report 2025 dari Stanford Institute for Human-Centered Artificial Intelligence mencatat keterampilan AI Indonesia sedikit di atas rata-rata global.

Indonesia menjadi negara dengan penetrasi keterampilan AI tertinggi di Asia Tenggara dan berada dalam 10 besar global melalui peningkatan kompetensi 191 persen dari 2016 hingga 2024.

Namun, Global AI Index 2024 dari Tortoise Media menilai Indonesia perlu penguatan infrastruktur digital, pengembangan ekosistem AI, dan strategi pemerintah.

Menperin menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga agar pemanfaatan AI berlangsung sistematis dan berkelanjutan.

Komitmen Memperkuat SDM Industri

Ke depan, Kemenperin berkomitmen mengembangkan SDM Industri yang tangguh dan adaptif terhadap inovasi serta memperluas penerapan teknologi AI di berbagai sektor melalui kebijakan yang berpihak pada pengembangan talenta digital.

Menperin menegaskan implementasi Making Indonesia 4.0 menjadi langkah strategis mewujudkan aspirasi ekonomi terbesar ke-10 dunia pada 2030. Transformasi digital menjadi bukti peningkatan kinerja dan daya saing industri nasional.

National Lighthouse Industri 4.0

Kemenperin telah menetapkan 29 perusahaan National Lighthouse Industri 4.0 yang berhasil menerapkan transformasi teknologi pada sektor manufaktur.

Perusahaan ini berasal dari elektronika, otomotif, farmasi, tekstil, kimia, semen, makanan dan minuman, serta industri aneka.

Laporan dari perusahaan tersebut menyatakan pemanfaatan AI berdampak positif terhadap pendapatan, daya saing produksi, logistik, dan penggunaan bahan bakar. Teknologi ini memacu efisiensi, akurasi produksi, dan peluang menuju industri smart berkelanjutan.

Pemanfaatan AI Sebagai Alat Pembangunan

Menperin menegaskan AI bukan tujuan akhir. “Tujuan kita mensejahterakan rakyat, dan AI adalah alat mencapai tujuan itu. Teknologi ini bukan sekadar tren, namun kebutuhan industri,” ujarnya. Ia mengapresiasi pemilihan tema “AI for Indonesia” sebagai bentuk komitmen kolaborasi sejak 2024. (*/red)

Baca Juga :  Pemko Padang Terima Bantuan Kemenperin, Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Rabu, 30 September 2026 - 12:23 WIB

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari

Selasa, 29 September 2026 - 17:42 WIB

Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas

Minggu, 27 September 2026 - 16:36 WIB

Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Sabtu, 26 September 2026 - 21:58 WIB

Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terbaru