Tanah Datar, Javanusa—Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional Tanah Datar 2026 akan digelar pada 8–9 Februari 2026 dengan melibatkan 80 kuda pacu.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mematangkan persiapan teknis dan pengamanan jelang pelaksanaan event tradisional tersebut.
Pemantapan dilakukan melalui audiensi Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama panitia pelaksana di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Kamis (5/2/2026) malam.
Pertemuan ini fokus pada kesiapan lintas sektor, mulai dari teknis lomba hingga pengaturan lalu lintas.
Bupati Eka Putra menegaskan pentingnya koordinasi antara panitia, pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri. Menurut dia, sinergi dibutuhkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Ia meminta seluruh pihak mengantisipasi lonjakan penonton yang biasanya memadati arena pacu kuda. Karena itu, rekayasa lalu lintas dan pengamanan kawasan menjadi perhatian utama.
“Seluruh rangkaian kegiatan harus berjalan sesuai ketentuan, dengan mengutamakan keselamatan joki, kuda pacu, dan masyarakat,” kata Eka Putra.
Antisipasi Kemacetan dan Ketertiban Penonton
Selain aspek lomba, pemkab juga menyoroti potensi kepadatan arus kendaraan di sekitar lokasi. Panitia diminta menyiapkan skema pengaturan parkir dan jalur masuk-keluar penonton.
Bupati mengingatkan agar ketertiban umum tetap dijaga selama dua hari pelaksanaan. Ia menilai manajemen penonton menjadi kunci suksesnya event berskala regional tersebut.
Eka Putra menyebut Pacu Kuda Wirabraja Open Race bukan hanya ajang olahraga tradisional. Event ini juga menjadi daya tarik wisata yang berpotensi mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Menurut dia, kehadiran penonton dapat mendorong omzet pelaku UMKM, pedagang, dan sektor jasa di sekitar arena. Dampak ekonomi langsung diharapkan dirasakan masyarakat setempat.
“Event ini tidak hanya kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal,” ujarnya.
Ketua Umum Pelaksana Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional 2026, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, mengatakan persiapan sudah berjalan beberapa hari terakhir. Saat ini, panitia memasuki tahap finalisasi.
Ia menyebut kebutuhan teknis utama, termasuk lintasan dan perangkat lomba, sudah disiapkan. Koordinasi dengan unsur pengamanan juga terus diperkuat.
“Partisipasi dan kebersamaan semua pihak menjadi kunci utama suksesnya Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional 2026,” kata Dandim 0307 Tanah Datar tersebut.
Turut hadir Sekretaris Daerah Tanah Datar Abdurrahman Hadi, para asisten, serta kepala OPD terkait. Serta tokoh masyarakat dari Nagari Saruaso, Baringin, dan Pagaruyung. (*/red)






