Padang, Javanusa—Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang mulai melaksanakan seleksi Arsiparis Teladan 2025.
Kegiatan ini menjadi ajang penghargaan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang berdedikasi dalam pengelolaan dan pelestarian arsip.
“Rangkaian pemilihan arsiparis teladan tingkat Kota Padang telah kami mulai sejak pekan ini,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid, Sabtu (8/11/2025).
Peran Vital Arsiparis
Arsiparis merupakan tenaga profesional yang berperan penting dalam menjaga memori kolektif dan bukti otentik pemerintahan.
Mereka bertugas menilai, mengumpulkan, mengatur, memelihara, hingga menyediakan akses terhadap arsip baik dalam bentuk fisik maupun digital.
“Arsiparis berperan menjaga sejarah dan informasi agar tetap lestari dan dapat dimanfaatkan generasi mendatang,” jelas Feri Mulyani.
85 Peserta Ikuti Seleksi
Tahun ini, sebanyak 85 arsiparis dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) ikut serta dalam ajang pemilihan tersebut. Seleksi berlangsung di Kantor Disperpusip Kota Padang dan dibagi ke dalam dua kategori, yaitu arsiparis ahli dan arsiparis terampil.
“Kami membuka dua kategori, arsiparis ahli dan arsiparis terampil. Mayoritas peserta berasal dari kategori arsiparis terampil, yakni 75 orang, sedangkan arsiparis ahli berjumlah sepuluh orang,” terang Feri.
Tahapan Seleksi dan Tujuan Kegiatan
Seleksi berlangsung tiga tahap: ujian tulis, praktik, dan wawancara. Selain mengukur kompetensi, kegiatan ini juga bertujuan mendorong semangat profesionalisme dan memperkuat implementasi program unggulan Wali Kota Padang, Padang Balomba (Padang Bersih, Lomba, dan Berdaya).
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk menggelorakan program Padang Balomba,” tambahnya.
Harapan bagi Arsiparis Teladan
Feri Mulyani berharap peserta terbaik nantinya dapat menjadi contoh bagi ASN lain dalam bidang kearsipan. “Arsiparis teladan bukan hanya penghargaan, tapi juga pengakuan atas pentingnya jabatan fungsional arsiparis sebagai pengelola arsip dinamis maupun statis di instansi masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan, arsiparis teladan diharapkan mampu menjaga, mengelola, dan memanfaatkan arsip sebagai aset nasional serta menyediakan informasi yang akurat bagi pelayanan publik. (*/red)






