Padang Gencar Perangi TBC, Libatkan Semua Sektor, Sasar Sekolah dan Instansi

Penulis -

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Sekda Padang Yosefriawan saat membuka Pertemuan dan Evaluasi Percepatan Penanggulangan TBC di Kota Padang, di Hotel Rangkayo Basa, Selasa (9/7/2024).

Pj Sekda Padang Yosefriawan saat membuka Pertemuan dan Evaluasi Percepatan Penanggulangan TBC di Kota Padang, di Hotel Rangkayo Basa, Selasa (9/7/2024).

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kesehatan Kota Padang mendorong keterlibatan semua sektor dalam penanganan dan pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kota Padang.

Upaya ini diperkuat dengan mendorong keterlibatan semua sektor, tak hanya kesehatan, tapi juga non-kesehatan seperti sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan mitra terkait.

“Penanganan TBC ini butuh komitmen bersama. Kami harap semua pihak bahu-membahu, demi mewujudkan Padang bebas TBC,” tegas Pj Sekda Padang Yosefriawan saat membuka Pertemuan dan Evaluasi Percepatan Penanggulangan TBC di Kota Padang, di Hotel Rangkayo Basa, Selasa (9/7/2024).

Yosefriawan menjelaskan, pada tahun 2024, Kota Padang diestimasikan memiliki 4.838 kasus TBC. Namun, baru 2.122 kasus yang terdeteksi hingga Juli ini.

Mirisnya, 16,4 persen berasal dari luar kota, dan 83 persen (1.773 kasus) menjangkiti warga Padang di 11 kecamatan.

“Yang mengkhawatirkan, 20 persen kasus terjadi pada anak usia 0-14 tahun. Sisanya, 80 persen pada usia 15 tahun ke atas,” ungkap Yosefriawan.

Meski demikian, secercah harapan hadir. Pada tahun 2023, tingkat keberhasilan pengobatan TBC di Padang terbilang tinggi.

“Sebanyak 90,4 persen pasien menyelesaikan pengobatan, 5,4 persen putus obat, 3,5 persen meninggal, 0,5 persen pindah, dan 0,2 persen gagal pengobatan,” rinci Yosefriawan.

Ia pun menekankan pentingnya koordinasi antara kecamatan dan Puskesmas dalam menindaklanjuti kasus TBC. Terutama, bagi pasien yang enggan minum obat atau putus obat.

“Penyebaran informasi, edukasi, dan sosialisasi tentang bahaya TBC pun harus masif. Agar masyarakat paham dan peduli terhadap pencegahan dan pengobatannya,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, menambahkan Pemko Padang telah membentuk tim percepatan penanggulangan TBC.

Penjaringan kasus TBC pun gencar dilakukan di sekolah, pesantren, dan nantinya akan menyasar instansi pemerintahan.

Baca Juga :  Kanada vs Maroko di 16 Besar Piala Dunia 2026: Duel Tim Kejutan Berebut Tiket Perempat Final

“Tantangan kita adalah masih banyak pasien yang enggan minum obat dan putus obat. Padahal, obatnya gratis. Stigma masyarakat bahwa TBC penyakit biasa juga jadi kendala. Padahal, TBC bisa menyerang siapa saja,” ungkapnya. (jn01)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Rabu, 30 September 2026 - 12:23 WIB

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari

Selasa, 29 September 2026 - 17:42 WIB

Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas

Minggu, 27 September 2026 - 16:36 WIB

Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Sabtu, 26 September 2026 - 21:58 WIB

Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terbaru