Padang Pariaman Percepat Pemulihan Lahan Pertanian, Target Rampung Dua Minggu

Penulis -

Sabtu, 18 April 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana pada akhir 2025. (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana pada akhir 2025. (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana pada akhir 2025.

Upaya ini sebagai tindak lanjut atas arahan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, usai meninjau langsung lokasi terdampak pada 14 April 2026.

Salah satu titik prioritas rehabilitasi berada di kawasan persawahan Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung.

Proses pemulihan resmi dimulai pada Kamis (16/4/2026) dengan mengombinasikan penggunaan alat berat dan pengerjaan manual oleh kelompok tani setempat.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman, Irawati Febriani mengatakan percepatan langsung dilakukan pasca kunjungan Menteri Pertanian.

“Kami meminta kelompok tani untuk menambah armada alat berat di lokasi terdampak. Saat ini telah beroperasi dua unit ekskavator dan satu dozer, dan akan segera ditambah untuk mempercepat proses pengerjaan,” ujarnya.

Metode Pemulihan dan Dampak Ekonomi

Menurutnya, metode pemulihan disesuaikan dengan tingkat kerusakan lahan. Untuk lahan dengan sedimentasi ringan, pengerjaan dilakukan secara manual dengan melibatkan kelompok tani.

“Selain mempercepat pemulihan, pelibatan masyarakat juga memberikan dampak ekonomi langsung. Mereka memperoleh upah harian sekitar Rp120.000,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang petani setempat, Zainal, menyebut pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan sistem upah harian.

“Pekerjaan bersama-sama agar seluruh lahan bisa segera selesai. Kami ditargetkan bekerja selama kurang lebih satu bulan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan sebagian lahannya, khususnya area ladang, masih belum dapat ditanami akibat dampak bencana yang terjadi sebelumnya.

Luas Lahan dan Target Penyelesaian

Berdasarkan data Dinas Pertanian, total lahan yang ditangani di Korong Tanah Taban mencapai 20,33 hektare. Sekitar 8 hektare dikerjakan melalui skema 100 Hari Orang Kerja (HOK), sementara sisanya ditangani menggunakan alat berat, terdiri dari satu unit dozer, satu ekskavator besar, dan tiga ekskavator mini.

Baca Juga :  Inovasi Pupuk Indonesia Dongkrak Produktivitas Petani, Wamentan: Panen Kian Melimpah

Meski target penyelesaian yang ditetapkan Kementerian Pertanian adalah satu bulan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman optimistis proses rehabilitasi dapat diselesaikan lebih cepat.

“Kami optimistis dengan penambahan alat berat dan optimalisasi tenaga kerja, pekerjaan ini bisa rampung dalam dua minggu,” tegas Irawati.

Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pemulihan lahan pertanian ini diharapkan segera tuntas sehingga aktivitas pertanian warga dapat kembali berjalan normal dan produktivitas daerah pulih seperti sediakala. (*/red)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru