Padang Pariaman Perkuat Ekonomi Pesisir Lewat Program Kampung Nelayan Merah Putih

Penulis -

Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Trian Yunanda meninjau pembangunan KNMP di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Rabu (15/10/2025). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Trian Yunanda meninjau pembangunan KNMP di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Rabu (15/10/2025). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus menunjukkan komitmennya memperkuat sektor kelautan dan perikanan.

Komitmen ini tampak dari peninjauan progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Trian Yunanda, pada Rabu (15/10/2025).

Program KNMP merupakan bagian dari strategi nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dalam memperkuat kemandirian bangsa serta pemerataan ekonomi dari desa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setdakab Padang Pariaman, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Kominfo, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Padang Pariaman.

Bupati John Kenedy Azis menegaskan program KNMP bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan juga gerakan perubahan pola pikir dan budaya kerja masyarakat pesisir agar lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.

“Kampung Nelayan Merah Putih ini adalah proyek perubahan. Bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun semangat baru bagi masyarakat pesisir agar lebih maju dan mandiri,” tegas Bupati John Kenedy Azis.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan program ini.

Dukungan Lintas Sektor dan Adat Nagari

Bupati juga menambahkan, keberhasilan Nagari Katapiang ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor, termasuk dukungan Pucuk Adat Nagari Katapiang, B. RKY Rajo Sampono, yang menyerahkan lahan seluas 1,5 hektare untuk pembangunan kawasan tersebut.

Program KNMP dirancang sebagai kegiatan terintegrasi dari hulu ke hilir, meliputi sektor penangkapan ikan, pengolahan, pemasaran hasil perikanan, kuliner, pariwisata, hingga pengembangan UMKM. Dalam pengelolaannya, KNMP akan bersinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih Nagari Katapiang.

Baca Juga :  Bupati Padang Pariaman Sampaikan Dampak Banjir ke Mentan di Rakernas APKASI Batam

“Kami berterima kasih kepada semua pihak, terutama kepada Ibu Cindy Monica Salsabila Setiawan, yang telah berperan aktif memperjuangkan proposal KNMP hingga ditetapkan oleh KKP RI,” ujar Bupati.

Perluasan Program untuk Pemerataan Kesejahteraan

Bupati berharap program serupa dapat dikembangkan di wilayah pesisir lainnya seperti Dibulakan, Sungai Limau, dan Batang Gasan agar pemerataan kesejahteraan nelayan semakin meluas.

“Saya berkomitmen, kalau bisa semua wilayah pesisir di Padang Pariaman memiliki kampung nelayan,” tegasnya.

Untuk tahap awal, pembangunan mencakup fasilitas penting seperti pintu gerbang, mushala, saluran dan jalan lingkungan, pos jaga, area parkir, kantor, sentra kuliner, bale nelayan, kios, toilet, sarana pascapanen, SPBUN, penerangan kawasan, genset, shelter pendaratan ikan, cool box, pabrik es portabel, gudang beku, TPA, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), docking kapal, tangki air, dan tambatan perahu.

Proyek bernilai Rp 13,7 miliar ini dilaksanakan oleh PT Indopenta Bumi Permai dengan PT Pilar Artha Nugraha sebagai perencana dan CV Aris Karya Konsultan sebagai pengawas. Pekerjaan tersebut tertuang dalam Kontrak Nomor B.6064/DJPT.6/PI.420/PPK/IX/2025 tertanggal 19 September 2025, dan menjadi bagian dari program nasional untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan serta memperkuat infrastruktur pesisir berkelanjutan di kawasan Padang dan Padang Pariaman. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB