Padang Segera Tetapkan Zona Merah Daerah Aliran Sungai

Penulis -

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang, Fadly Amran. (Foto: Diskominfo Padang)

Wali Kota Padang, Fadly Amran. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Usai banjir bandang yang melanda Kota Padang, 28 November 2025 lalu, sejumlah aliran sungai mengalami perubahan.

Selain itu, banyak rumah warga yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) terseret arus, hanyut, dan rusak berat.

Mendapati kondisi demikian, Pemerintah Kota (Pemko) Padang segera menetapkan zona merah pada DAS yang ada. Hal ini sebagai langkah dan upaya agar tidak terjadi kejadian yang berulang.

Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan zona merah DAS tidak boleh lagi ditempati masyarakat.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi mitigasi jangka panjang pascabencana hidrometeorologi.

Penegasan itu disampaikan dalam rapat bersama akademisi dan pemangku kepentingan, Selasa (6/1/2026).

“Kita harus mendesain zona merah agar kawasan itu tidak lagi ditempati dan kejadian serupa tidak terulang,” ujar Fadly Amran.

Air Dingin dan Kuranji Jadi Prioritas Penanganan

Dua daerah aliran sungai yang menjadi fokus utama ialah Sungai Air Dingin dan Sungai Kuranji.

Kedua sungai mengalami perubahan alur signifikan akibat endapan lumpur, pasir, dan arus banjir yang kuat.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko bagi permukiman di sepanjang bantaran sungai.

Pemko Padang melibatkan akademisi dan lembaga teknis guna memastikan penetapan zona berbasis data ilmiah.

Pemetaan alur sungai dan analisis geoteknik akan menjadi dasar pengambilan keputusan. Langkah ini bertujuan memperkuat akurasi dan legitimasi kebijakan.

“Setelah pemaparan peta kondisi sungai secara akurat, pembahasan akan kita lanjutkan untuk penetapan final,” kata Fadly.

600 Rumah Hanyut, Potensi Bertambah

Data Pemko Padang mencatat sekitar 600 rumah hanyut akibat banjir 28 November 2025 dan banjir susulan 2 Januari 2026.

Pemerintah memprediksi jumlah kerusakan dapat bertambah jika hujan ekstrem kembali terjadi.

Kondisi ini memperkuat urgensi penetapan zona merah DAS Padang.

Baca Juga :  Inflasi Kota Padang Turun Jadi 1,97 Persen, Pemko Optimalkan Empat Strategi Pengendalian

“Pekerjaan pendaman sungai dan rehabilitasi membutuhkan waktu hingga tiga tahun. Karena itu, zona merah harus segera ditetapkan,” tegas Fadly.

Wali Kota mengakui kebijakan ini tidak akan menyenangkan semua pihak. Namun, keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah.

Pemko berkomitmen menyampaikan keputusan secara terbuka dan bertahap kepada masyarakat terdampak.

Hadir dalam rapat tersebut Prof Abdul Hakam, Pakar Teknik Sipil dan Geoteknik Unand, Prof Asrinaldi dari FISIP Unand, serta perwakilan BWS Sumatera V, Kantor Pertanahan Kota Padang, dan Dinas SDA serta Bina Konstruksi Sumbar. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB