Padang, Javanusa—Pemerintah Kecamatan Padang Utara mulai mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kota Padang.
Berbagai langkah dilakukan sejak dini, mulai dari menggelar training center (TC) bagi para kafilah hingga menyiapkan peserta pada seluruh cabang yang akan diperlombakan.
Camat Padang Utara, Sa’at, mengatakan pembinaan terhadap para kafilah sudah dimulai sejak pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Padang Utara berakhir pada Mei lalu.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi untuk mempersiapkan peserta secara lebih matang menghadapi kompetisi di tingkat kota.
Training Center Dimulai Sejak MTQ Kecamatan Berakhir
Sa’at menjelaskan, peserta yang mengikuti training center tidak hanya berasal dari peraih juara pertama. Kecamatan Padang Utara juga melibatkan peserta peringkat kedua dan ketiga apabila memiliki potensi yang dinilai layak oleh dewan hakim.
“Kami langsung melaksanakan training center kepada para kafilah yang menjadi pemuncak pada MTQ tingkat kecamatan. Mereka kami bina sejak dini agar siap mewakili Kecamatan Padang Utara pada MTQ tingkat Kota Padang. Target kami jelas, yaitu memberikan hasil terbaik dan bertekad meraih juara umum,” ujar Sa’at.
Menurutnya, pola pembinaan tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta terbaik untuk terus berkembang sebelum tampil pada MTQ tingkat Kota Padang.
“Tidak hanya juara satu yang kami bina. Juara dua dan tiga juga kami ikutkan apabila selisih nilainya tipis dan memiliki kemampuan yang baik. Penentuan peserta dilakukan berdasarkan penilaian dewan hakim agar kafilah yang disiapkan benar-benar yang terbaik,” katanya.
Siapkan Peserta di Seluruh Cabang Lomba
Kecamatan Padang Utara telah menyiapkan peserta pada tujuh cabang yang sebelumnya diperlombakan di tingkat kecamatan. Selanjutnya, pemerintah kecamatan akan melakukan seleksi untuk sembilan cabang lainnya agar seluruh 16 cabang yang dipertandingkan pada MTQ tingkat Kota Padang dapat diikuti.
Sa’at menyatakan optimistis dengan kesiapan yang telah dilakukan karena proses pembinaan berlangsung lebih awal dibandingkan pelaksanaan lomba.
“Kami optimistis karena persiapan dilakukan lebih awal. Untuk sembilan cabang yang belum ada, kami akan melakukan seleksi sehingga Kecamatan Padang Utara dapat mengikuti seluruh 16 cabang yang diperlombakan di tingkat kota,” ujarnya.
Libatkan LPTQ, KUA, dan Kelurahan
Dalam proses pembinaan, Pemerintah Kecamatan Padang Utara menggandeng berbagai pihak untuk memperkuat persiapan kafilah. Kolaborasi tersebut melibatkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Padang Utara, Kantor Urusan Agama (KUA), organisasi keagamaan, serta pemerintah kelurahan.
Menurut Sa’at, sinergi antarlembaga menjadi modal penting untuk membentuk kafilah yang kompetitif dan siap bersaing pada MTQ tingkat Kota Padang.
“LPTQ menjadi mitra utama kami dalam membina kafilah. Selain itu, ada dukungan dari KUA, organisasi keagamaan, dan tujuh kelurahan di Kecamatan Padang Utara. Sinergi seluruh unsur ini menjadi kekuatan untuk mempersiapkan kafilah terbaik menuju MTQ tingkat Kota Padang,” tuturnya. (*/red)






