Pakai Teknologi Ini, Tanah Rawa di Sumatera Bisa Jadi Jalan Tol. Kok bisa?

Penulis -

Senin, 23 Oktober 2023 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakai Teknologi Ini, Tanah Rawa di Sumatra Bisa Jadi Jalan Tol. Kok bisa? (bpjt.pu.go.id)

Pakai Teknologi Ini, Tanah Rawa di Sumatra Bisa Jadi Jalan Tol. Kok bisa? (bpjt.pu.go.id)

Kelebihan lain yang dimiliki yakni memiliki hambatan yang rendah terhadap efektivitas pekerjaan dan dapat overlap dengan pekerjaan lainnya.

Ditambah lagi teknologi ini sangat ramah lingkungan, sebab perbaikan tanah bersifat otomatis tanpa menggunakan bahan-bahan kimia. Bukan tidak mungkin jika metode ini dapat diterapkan lagi untuk kondisi yang serupa.

Ditambah lagi dengan sistem VCM ini proses penurunan tanah dapat dilakukan lebih cepat yaitu sekitar 4 bulan. Apabila dibandingkan dengan metode konvensional dengan menerapkan sistem drainase vertikal melalui Prefabricated Vertical Drain (PVD) maka waktu yang dibutuhkan dapat mencapai 1 tahun.

Penggunaan teknologi VCM yang sukses di pembangunan jalan tol Trans Sumatera ini nantinya akan menjadi acuan saat membangun jalan tol lainnya, yang memiliki kondisi tanah yang serupa.

Demikianlah teknologi VCM yang digunakan dalam membangun jalan tol di Sumatera. (*)

Baca Juga :  Al Nassr Juara Liga Arab Saudi 2025/2026 Usai Tekuk Damac 4-1, Ronaldo Cetak Brace

Sumber Berita : YouTube Indonesia Infrastruktur

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB