Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui UPTD Pasar Alai terus memperkuat pengelolaan pasar rakyat agar tetap bersih, nyaman, dan memenuhi standar nasional.
Upaya tersebut membuahkan hasil dengan keberhasilan Pasar Alai mempertahankan predikat pasar berstandar SNI setelah melalui proses evaluasi dan surveillance dari Kementerian Perdagangan RI.
Saat pemantauan pada Kamis (16/7/2026), kondisi pasar terlihat terawat. Area perdagangan bersih, sistem pengelolaan sampah berjalan tertib, dan berbagai fasilitas pendukung berfungsi dengan baik untuk menunjang aktivitas pedagang maupun pengunjung.
Kepala UPTD Pasar Alai Kota Padang, Refsi Antria, mengatakan perjalanan menuju pasar berstandar nasional dimulai sejak 2022. Ketika itu, Pasar Alai berhasil memperoleh sertifikasi SNI setelah memenuhi 17 indikator penilaian dengan nilai rata-rata 90.
Nilai Surveillance Terus Meningkat
Menurut Refsi, konsistensi pengelolaan menjadi kunci utama dalam mempertahankan sertifikasi tersebut. Tim Surveillance Kementerian Perdagangan kembali melakukan evaluasi pada 2024 untuk memastikan seluruh standar tetap diterapkan secara berkelanjutan.
“Pada tahun 2024, Tim Surveillance dari Kementerian Perdagangan kembali melakukan monitoring terhadap konsistensi penerapan SNI di Pasar Alai dan hasilnya sangat memuaskan. Bahkan pada surveillance tahun 2025 lalu, Pasar Alai berhasil memenuhi 19 kriteria dengan nilai rata-rata sempurna, yakni 100 persen. Capaian ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pasar,” ujar Refsi Antria.
Peningkatan hasil penilaian tersebut menunjukkan komitmen pengelola dalam menjaga kualitas layanan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang berbelanja di pasar rakyat.
IPAL Jadi Keunggulan Pasar Alai
Salah satu fasilitas yang menjadi nilai lebih Pasar Alai adalah keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Fasilitas ini mengolah limbah domestik pasar sebelum dialirkan ke lingkungan. Sehingga membantu mengurangi risiko pencemaran sekaligus mencegah munculnya bau tidak sedap.
Selain mengandalkan IPAL, pengelola juga rutin menjaga kebersihan seluruh area pasar setiap hari. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas jual beli berlangsung lebih nyaman dan sehat.
“Selain memiliki fasilitas IPAL, kami juga fokus menjaga kebersihan lingkungan pasar setiap harinya agar masyarakat merasa nyaman saat bertransaksi. Kami mengajak seluruh warga Kota Padang untuk meramaikan dan berbelanja di Pasar Alai. Selain lokasinya strategis dan mudah dijangkau. Produk pangan yang dijual di sini dijamin segar, berkualitas, serta berada di lingkungan yang bersih,” tambah Refsi.
Keberhasilan mempertahankan sertifikasi SNI memperlihatkan bahwa pasar tradisional mampu berkembang menjadi pusat perdagangan yang modern, higienis, dan dikelola secara profesional.
Pemerintah Kota Padang berharap Pasar Alai terus menjadi contoh bagi pengembangan pasar rakyat lainnya sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (*)






