Pastikan Keamanan Pangan, Wawako Padang dan BBPOM Sidak Pasar Pabukoan

Penulis -

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Kepala BBPOM di Padang Martin Suhendri melakukan sidak di Pasar Pabukoan Imam Bonjol, Kamis (26/2/2026). (Foto: Prokopim Padang)

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Kepala BBPOM di Padang Martin Suhendri melakukan sidak di Pasar Pabukoan Imam Bonjol, Kamis (26/2/2026). (Foto: Prokopim Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pabukoan, Kamis (26/2/2026), untuk memastikan keamanan pangan yang dijual selama Ramadan.

Sidak tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri dan jajaran.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Pasar Pabukoan Imam Bonjol yang berada di pusat Kota Padang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari intensifikasi pengawasan pangan selama Ramadan guna memastikan makanan dan minuman yang dijual aman dikonsumsi masyarakat.

Martin Suhendri menjelaskan, pengawasan dilakukan dengan mengambil berbagai sampel pangan untuk diuji langsung menggunakan mobil laboratorium keliling.

Selain pengujian, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi pedagang dan masyarakat terkait keamanan pangan.

“Sejauh ini kami telah melakukan pengawasan di sejumlah kota dan kabupaten dengan hasil pengujian yang memuaskan. Khusus di Kota Padang, kami menargetkan pengambilan sekitar 20 hingga 25 jenis sampel pangan selama Ramadan, dengan fokus pada makanan siap saji, termasuk takjil yang dijual di pusat keramaian,” ujarnya.

Martin juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memilih pangan olahan melalui slogan Cek KLIK, yakni Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa.

Ia pun turut mengimbau masyarakat mewaspadai ciri-ciri pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya.

“Misalnya mie atau ikan yang tidak dihinggapi lalat sebagai indikasi mengandung formalin, makanan yang terlalu kenyal seperti karet yang diduga mengandung boraks, serta kerupuk berwarna merah muda mencolok dan berpendar yang diduga mengandung pewarna tekstil Rhodamin B,” tegasnya.

Lebih lanjut, Martin mengungkapkan menjelang Lebaran, BBPOM di Padang juga akan melakukan pengawasan khusus terhadap paket parcel.

Baca Juga :  Wali Kota Padang dan Wagub Sumbar Gelar Safari Ramadhan di Masjid Baitul Ihsan

Langkah ini bertujuan mencegah produk yang mendekati masa kedaluwarsa dimasukkan ke dalam kemasan parcel.

“Kami mengimbau pelaku usaha memastikan setiap produk dalam parcel memiliki masa kedaluwarsa minimal tiga minggu setelah Hari Raya Idulfitri. Ketentuan ini penting karena masyarakat umumnya tidak langsung mengonsumsi seluruh isi parcel saat Lebaran,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif BBPOM di Padang yang rutin melakukan pengawasan pangan selama Ramadan.

“Kehadiran petugas di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat membeli takjil dan kebutuhan Lebaran memberikan rasa aman bagi konsumen,” ujarnya.

Ia juga mengajak para pedagang untuk menjaga kualitas dan keamanan produk yang dijual agar kepercayaan masyarakat terhadap pangan yang beredar di Kota Padang tetap terjaga.

“Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat. Kita ingin memastikan warga merasa aman menikmati hidangan, terutama selama Ramadan hingga menjelang Lebaran ketika variasi makanan semakin banyak,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru