Padang Panjang, Javanusa—Ratusan obor menyala serentak saat masyarakat memulai pawai dari Simpang Islamic Centre menuju halaman Masjid Agung Manarul Ilmi Islamic Centre, Selasa malam (17/2/2026).
Cahaya api membentuk barisan panjang yang terlihat mencolok di sepanjang rute. Suasana terasa religius sekaligus penuh kebersamaan.
Takbir dan shalawat menggema sepanjang perjalanan peserta. Warga yang menonton di tepi jalan ikut mengabadikan momen tersebut. Petugas turut mengatur arus agar pawai berjalan tertib.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, bersama jajaran pemerintah daerah. Hadir pula perwakilan Kementerian Agama Kota Padang Panjang dan unsur forkopimda. Peserta terdiri dari pelajar, ASN, dan masyarakat umum.
Barisan pelajar berjalan beriringan membawa obor dengan pengawalan panitia. Setiap kelompok mengenakan atribut masing-masing sekolah dan instansi. Panitia melaporkan kegiatan berlangsung aman tanpa gangguan berarti.
Wawako: Momentum Perkuat Ukhuwah
Allex Saputra mengatakan, pawai obor bukan hanya agenda seremonial tahunan. Menurut dia, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat nilai keislaman dan persatuan warga kota.
“Ramadan adalah momentum membersihkan hati dan mempererat ukhuwah. Lewat pawai obor, kita bangun semangat kebersamaan agar menyambut Ramadan dengan gembira dan ikhlas,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang menjaga ketertiban selama pawai. Kondisi yang aman dan kondusif disebutnya sebagai modal sosial daerah dalam merawat tradisi religius.
Pawai obor berakhir di halaman masjid Islamic Centre dengan Salat Isya berjemaah. Setelah itu, peserta mengikuti doa bersama menyambut Ramadan 1447 H. Panitia berharap tradisi ini terus menjadi agenda tahunan di Padang Panjang.
Selain memperkuat syiar, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi lintas generasi. Pemerintah daerah mendorong keterlibatan pelajar agar nilai tradisi dan spiritual tetap terjaga dari tahun ke tahun. (*/red)






