Payakumbuh, Javanusa—Riuh sorak orang tua berpadu dengan tawa polos balita mewarnai arena GOR Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, Sabtu (3/1/2026) pagi.
Sebanyak 238 anak usia dini dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam ajang Lintasan Biru Pushbike Competition, sebuah kompetisi sepeda tanpa pedal yang digelar di City of Randang.
Ajang berskala nasional yang diselenggarakan oleh komunitas Payakumbuh Pushbike ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman.
Peserta datang dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Sumatera Barat, Riau, Lampung, Palembang, Bengkulu, hingga Yogyakarta. Anak-anak yang berlaga tercatat lahir pada rentang tahun 2018 hingga 2023.
Kompetisi yang berlangsung satu hari penuh ini tak sekadar menjadi arena lomba, tetapi juga ruang tumbuh bagi anak-anak untuk mengenal olahraga, keberanian, dan sportivitas sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan permohonan maaf atas penundaan jadwal pelaksanaan.
Kondisi alam sebelumnya membuat event yang direncanakan 20 Desember 2025 baru dapat digelar awal Januari.
“Atas nama Pemko Payakumbuh, kami menyampaikan permohonan maaf karena kondisi alam yang tidak memungkinkan, sehingga kegiatan baru bisa dilaksanakan hari ini,” ujar Elzadaswarman.
Ia mengapresiasi antusiasme peserta dan dedikasi panitia dalam menciptakan ruang olahraga ramah anak. Menurutnya, event seperti ini berkontribusi pada pembentukan generasi sehat sejak usia dini.
“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban. Peserta datang dari berbagai daerah, harapan kami semua pulang dengan lengkap dan penuh kebahagiaan,” katanya.
Perkuat Citra Payakumbuh Kota Event Keluarga
Elzadaswarman berharap ajang ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin berskala nasional.
Selain berdampak pada tumbuh kembang anak, kegiatan ini juga mendorong promosi wisata dan ekonomi lokal Payakumbuh.
Usai sambutan, ia secara simbolis mengibarkan bendera start, menandai dimulainya kompetisi pushbike yang sarat nilai kebugaran dan sportivitas sejak usia dini. (*/red)






