Payakumbuh Perkuat Higiene Sanitasi SPPG demi Keamanan Pangan Program MBG

Penulis -

Sabtu, 15 November 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Payakumbuh meningkatkan standar higiene dan sanitasi di seluruh SPPG. (Foto: MC Payakumbuh)

Pemko Payakumbuh meningkatkan standar higiene dan sanitasi di seluruh SPPG. (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa— Pemerintah Kota Payakumbuh meningkatkan standar higiene dan sanitasi di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan memenuhi prinsip keamanan pangan.

Langkah penguatan ini krusial mengingat kebutuhan layanan makanan bergizi terus meningkat, terutama bagi puluhan ribu penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan komitmennya saat menerima kunjungan Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) dan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) di Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh, Jumat (14/11/2025).

Kunjungan dua lembaga tersebut memberikan dukungan teknis sekaligus memperkuat pelaksanaan Aksi Nyata Laik Higiene Sanitasi (LHS) di lapangan.

“Melalui aksi ini, kita tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya higiene dan sanitasi, tetapi juga menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat,” ujar Zulmaeta.

Ia menekankan LHS bukan sekadar syarat administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan seluruh makanan yang disajikan SPPG aman, bebas kontaminasi, dan memenuhi standar kebersihan.

14 SPPG Layani 44.347 Penerima Manfaat

Hingga kini terdapat 14 SPPG yang beroperasi di Kota Payakumbuh dengan total 44.347 penerima manfaat.

Dua di antaranya telah meraih Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yaitu Yayasan Badunsanak Anugerah Barokah di Kelurahan Koto Baru dan Yayasan Nurul Huda di Kelurahan Kapalo Koto Ampangan.

Sebanyak 12 SPPG lainnya tengah mengikuti proses penilaian untuk memperoleh sertifikat serupa.

Zulmaeta menegaskan SLHS tidak boleh dianggap sekadar dokumen, tetapi harus diterapkan secara nyata dalam operasional harian SPPG.

Pengelolaan Limbah Jadi Nilai Tambah

Selain memperkuat aspek keamanan pangan, Pemko Payakumbuh juga meningkatkan pengelolaan limbah dari aktivitas SPPG.

Baca Juga :  80 Siswa Masih Dirawat, BGN Kawal Penanganan Insiden Keamanan Pangan di Sidoarjo

Limbah makanan kini diolah menjadi pakan ternak, bahan makanan maggot, serta pupuk organik yang dimanfaatkan kelompok Dasawisma di sekitar lokasi layanan.

Sementara minyak jelantah disalurkan kepada pengepul untuk diproses kembali.

“Alhamdulillah, Program MBG di Payakumbuh memberi dampak positif. Selain meningkatkan status gizi masyarakat, program ini juga berdampak pada ekonomi warga, kehadiran siswa di sekolah, konsentrasi belajar, hingga prestasi akademik,” kata Zulmaeta.

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Program

Ia menambahkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan MBG tidak lepas dari dukungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melakukan pembinaan dan monitoring rutin ke SPPG.

Kolaborasi lintas sektor, menurutnya, menjadi kunci agar program berjalan berkelanjutan dan semakin berkualitas.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Nofriwandi, kepala OPD terkait, Ketua AKKOPSI dan HAKLI, Wakil Regional BGN Sumatera Barat, Koordinator Wilayah BGN Payakumbuh, serta para Ketua Yayasan dan Kepala SPPG. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru