PCMM Cabang Indonesia Resmi Dikukuhkan, Mahyeldi Ajak Diaspora Minang Bangun Sumbar

Penulis -

Selasa, 3 November 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menghadiri silaturahmi dan pengukuhan Pengurus PCMM Cabang Indonesia di Istana Gubernur Sumbar, Senin (2/11/2026). (Foto: Adpsb)

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menghadiri silaturahmi dan pengukuhan Pengurus PCMM Cabang Indonesia di Istana Gubernur Sumbar, Senin (2/11/2026). (Foto: Adpsb)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengajak diaspora Minangkabau di berbagai negara memperkuat kolaborasi untuk mendukung pembangunan daerah.

Ia berharap Persatuan Cendekiawan Minang Malaysia (PCMM) Cabang Indonesia menjadi penghubung potensi masyarakat Minang di ranah dan rantau.

Mahyeldi menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri silaturahmi dan pengukuhan Pengurus PCMM Cabang Indonesia di Istana Gubernur Sumbar, Senin (2/11/2026).

Presiden PCMM Dato’ Haji Ismail bin Ahmad memimpin langsung prosesi pengukuhan. Dalam kesempatan itu, Endrizal resmi menjabat sebagai ketua bersama jajaran pengurus cabang Indonesia.

Mahyeldi menilai pembentukan kepengurusan tersebut menjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat, Malaysia, dan negara lainnya.

“Kami mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus PCMM Indonesia. Kehadiran organisasi ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menghubungkan ranah dan rantau,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi Dorong Penguatan Jejaring Diaspora Minangkabau

Menurut Mahyeldi, masyarakat Minangkabau memiliki jaringan luas yang tersebar di berbagai negara. Potensi tersebut perlu disatukan agar memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sumatera Barat.

Ia menilai kolaborasi diaspora dapat berkembang melalui berbagai sektor, mulai dari pendidikan, sosial budaya, hingga ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia.

Selain memperkuat hubungan antarmasyarakat, Pemprov Sumbar juga berupaya menelusuri jejak sejarah dan hubungan keluarga tokoh Minangkabau di luar negeri.

Salah satu upaya tersebut mencakup penjajakan hubungan dengan keluarga Raja Godam di Sarawak, Malaysia.

Pemprov Sumbar juga merencanakan kunjungan ke Sabah, Sarawak, dan Brunei Darussalam pada 25 November mendatang. Agenda tersebut bertujuan mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta keluarga keturunan Minangkabau di kawasan tersebut.

Mahyeldi menyebut penelusuran jejaring diaspora juga mencakup keluarga Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi di Arab Saudi dan Zubir Said, pencipta lagu kebangsaan Singapura yang berasal dari Agam.

Baca Juga :  Wali Kota Padang Dorong Museum Adityawarman Jadi Ruang Edukasi Interaktif dan Pelestarian Sejarah

“Upaya ini memang sengaja kita lakukan untuk menghubungkan generasi terdahulu dengan generasi sekarang. Dengan begitu, silaturahmi dan hubungan masyarakat Minangkabau di mana pun berada dapat terus terjaga,” katanya.

PCMM Perkuat Kolaborasi Cendekiawan Minang Indonesia-Malaysia

Presiden PCMM Dato’ Haji Ismail bin Ahmad menjelaskan, organisasi tersebut mulai dirintis pada 2012 dengan melibatkan mahasiswa Indonesia, khususnya dari Sumatera.

Seiring waktu, jaringan yang dibangun berkembang dan melahirkan sejumlah anggota yang kini menduduki posisi strategis di perguruan tinggi, termasuk dekan, pimpinan, hingga rektor.

Ismail berharap PCMM Cabang Indonesia dapat melanjutkan perjalanan organisasi sekaligus memperluas kerja sama masyarakat Minangkabau di Indonesia dan Malaysia.

Ia menekankan pentingnya semangat saling membantu dan berbagi pengetahuan dalam membangun masyarakat.

“Yang kaya akan membantu yang miskin, yang pandai akan menyampaikan ilmunya kepada yang belum pandai. Insyaallah, kita akan berjaya,” ujar Ismail.

PCMM Siapkan Program Dakwah Serumpun 2027

Selain memperkuat jaringan intelektual dan profesional, PCMM juga merencanakan pengembangan program dakwah serumpun yang melibatkan penceramah dari Indonesia dan Malaysia.

Ismail menyebut program tersebut direncanakan berlangsung pada awal 2027. Pelaksanaannya akan melibatkan sejumlah lembaga di bawah koordinasi pemerintah Malaysia.

Program ini diharapkan memperkuat hubungan masyarakat kedua negara melalui pendekatan keagamaan dan kebudayaan.

PCMM Cabang Indonesia Jadi Wadah Kolaborasi Berbagai Sektor

Dalam laporan panitia, PCMM disebut sebagai wadah silaturahmi dan kolaborasi cendekiawan Minangkabau yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, sosial budaya, ekonomi, dan kemajuan masyarakat.

Pembentukan cabang Indonesia bertujuan memperkuat jejaring intelektual, profesional, dan dunia usaha antara Indonesia dan Malaysia.

PCMM Cabang Indonesia diharapkan menjadi rumah bersama bagi akademisi, profesional, pengusaha, serta tokoh Minangkabau untuk menyatukan gagasan dan menghadirkan kontribusi bagi Sumatera Barat.

Baca Juga :  Wawako Maigus Nasir Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banuaran, Imbau Warga Waspada Musim Kemarau

Kerja sama yang dirancang mencakup pendidikan, penelitian, investasi, perdagangan, pariwisata, sosial budaya, dan pengembangan sumber daya manusia.

Melalui pengukuhan tersebut, Pemprov Sumbar berharap hubungan masyarakat Minangkabau di ranah dan rantau semakin erat. Jejaring diaspora di berbagai negara juga diharapkan berkembang menjadi kekuatan kolaborasi yang mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Banjir Padang Kembali Rusak Lahan Pertanian, 30,5 Hektare Sawah Perlu Direhabilitasi
Ditlantas Polda Sumbar Edukasi Pengemudi Trans Padang, Keselamatan Jadi Prioritas
Jadwal Kereta Api Sumbar Berubah 1 Desember 2026, Cek Waktu Keberangkatan Pariaman Ekspres dan Minangkabau Ekspres
Ditpolairud Polda Sumbar Periksa Kapal Nelayan di Bungus, Pastikan Keselamatan Melaut
Bank Nagari Hadirkan Inovasi KTA Berbasis E-Money bagi Pengurus PWI Pessel
Wagub Vasko Tegaskan Pemerataan Pembangunan Sumbar, Jalan Perbatasan Dharmasraya Mulai Diaspal
Kapolda Sumbar Ajak Warga Tanah Datar Perangi Judi Online dan Narkoba
Pemko Padang Siapkan 1.540 Perangkat Face Recognition untuk Program Smart Surau

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:14 WIB

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Brigjen Nariyana Jadi Kapusdokkes

Senin, 2 November 2026 - 18:56 WIB

Bima Arya Dorong Daerah Perbanyak Event, Maigus Nasir: Padang Sudah Mulai Sejak 2025

Senin, 2 November 2026 - 15:36 WIB

Kemenhub Perketat Ramp Check Transportasi Jelang Nataru 2026/2027, Ribuan Kapal Diperiksa

Minggu, 1 November 2026 - 23:19 WIB

Kementan Dorong Harga Ayam Hidup Rp 22.000 per Kg, Peternak dan Konsumen Jadi Prioritas

Minggu, 1 November 2026 - 16:09 WIB

Fadly Amran Dukung Liga Kabaddi Perdana di Padang, Atlet Muda Dibina Sejak Sekolah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Hotspot Karhutla Nasional Naik Jadi 118 Titik, Papua Selatan Tertinggi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Banteng Jawa Terancam Punah, Kelahiran Anak Ketiga di Pangandaran Jadi Harapan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Berita Terbaru