Javanusa.com—Dalam sejarah panjang FIFA World Cup yang telah berlangsung lebih dari dua dekade edisi, berbagai rekor dan momen dramatis terus tercipta.
Mulai dari pemain yang mencetak gol untuk dua tim berbeda dalam satu final, hingga pemain berusia di atas 40 tahun yang masih mampu mencetak gol di panggung tertinggi.

Namun, ada satu catatan sejarah yang hingga kini belum berubah: belum pernah ada pelatih asing yang berhasil membawa timnya menjuarai Piala Dunia.
Meski demikian, sejumlah pelatih asing tetap mampu menorehkan prestasi besar dengan membawa tim melaju jauh. Salah satu yang paling dikenang adalah keberhasilan Guus Hiddink yang membawa Korea Selatan menembus semifinal pada 2002.

Selain itu, Luiz Felipe Scolari dan Roberto Martinez juga mencatat capaian serupa di edisi berbeda. Sejarah lebih jauh ke belakang mencatat nama George Raynor dan Ernst Happel, meski keduanya harus puas sebagai runner-up.
Tren Pelatih Asing Menjelang Piala Dunia 2026
Menjelang edisi 2026, peluang terjadinya perubahan sejarah semakin terbuka lebar. Dari 48 tim peserta, lebih dari setengahnya atau sekitar 26 negara akan ditangani pelatih asing.

Angka ini meningkat signifikan dibanding edisi sebelumnya. Bahkan, 10 di antaranya memimpin tim yang berada di peringkat 25 besar dunia FIFA, menjadikan kompetisi semakin kompetitif dan tidak mudah diprediksi.
Beberapa negara tuan rumah bersama juga mengandalkan pelatih asing. Kanada kini ditangani oleh Jesse Marsch, sementara Amerika Serikat mempercayakan kursi pelatih kepada Mauricio Pochettino.
Kekuatan Tim-Tim Kuda Hitam
Di zona Amerika Selatan, Ekuador yang menempati peringkat 24 dunia dilatih oleh Sebastian Beccacece. Austria juga mencuri perhatian setelah ditangani Ralf Rangnick.

Turki kini berada di bawah arahan Vincenzo Montella, sementara Uruguay kembali mempercayakan tim kepada Marcelo Bielsa. Sementara itu, Kolombia dipimpin oleh Nestor Lorenzo.
Negara Elite dan Ambisi Besar
Di papan atas peringkat dunia, Belgia kembali mencoba peruntungan dengan pelatih baru Rudi Garcia. Brasil bahkan mencetak sejarah baru dengan menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih asing pertama dalam sejarah mereka.
Portugal dan Belanda juga menjadi sorotan sebagai tim dengan peringkat tinggi yang belum pernah menjuarai Piala Dunia. Portugal di bawah asuhan Roberto Martinez bahkan diperkuat nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, dan Ruben Dias.

Inggris pun menjadi salah satu kandidat kuat setelah menunjuk Thomas Tuchel pada 2024, menjadikannya pelatih asing ketiga dalam sejarah Three Lions.
Penutup: Akankah Sejarah Berubah?
Meski banyak pelatih asing kini memimpin tim-tim unggulan, sejarah menunjukkan bahwa juara Piala Dunia hampir selalu berasal dari tim yang dipimpin pelatih lokal. Dari 22 edisi sebelumnya, hanya beberapa kali posisi itu tidak sesuai pola tersebut.
Dengan meningkatnya jumlah pelatih asing di FIFA World Cup 2026, pertanyaan besar pun kembali mengemuka: apakah edisi 2026 akan menjadi momen bersejarah bagi pelatih asing, atau justru melanjutkan tradisi lama sepak bola dunia? (*/red)






